7 Aplikasi Virtual Reality Travel Terbaik untuk Liburan dari Rumah

Oleh VOXBLICK

Selasa, 11 November 2025 - 23.40 WIB
7 Aplikasi Virtual Reality Travel Terbaik untuk Liburan dari Rumah
Aplikasi VR Travel Terbaik (Foto oleh Mikhail Nilov)

VOXBLICK.COM - Merencanakan liburan seru memang butuh niat dan riset, apalagi kalau ingin keluar jalur destinasi mainstream. Namun, siapa bilang jalan-jalan harus selalu keluar rumah? Dengan teknologi virtual reality (VR), kini kamu bisa menjelajahi duniabahkan menemukan hidden gemslangsung dari ruang tamu. Pengalaman wisata otentik, pemandangan eksotis, hingga suara pasar lokal yang ramai, semua bisa kamu nikmati tanpa ribet packing atau khawatir tiket mahal.

Apa saja aplikasi virtual reality travel terbaik yang bisa membawamu berpetualang ke sudut-sudut dunia yang jarang dikunjungi turis? Yuk, kita intip rekomendasinya! Dan sebagai bonus, aku akan ajak kamu "berjalan-jalan" virtual ke Tokyo yang penuh

kejutanbukan sekadar Shibuya atau Tokyo Tower, tetapi melalui kacamata penduduk lokal.

7 Aplikasi Virtual Reality Travel Terbaik untuk Liburan dari Rumah
7 Aplikasi Virtual Reality Travel Terbaik untuk Liburan dari Rumah (Foto oleh SHVETS production)

Mengapa Virtual Reality Travel?

VR travel bukan cuma solusi saat tiket pesawat mahal atau ketika waktu cuti terbatas. Dengan aplikasi VR, kamu bisa mencicipi budaya, makanan, dan suasana lokal secara imersif, bahkan ke tempat-tempat di Tokyo yang jarang dilirik wisatawan.

Cocok banget buat kamu yang selalu penasaran dengan “sisi lain” sebuah kota, atau sekadar mau healing tanpa ribet.

7 Aplikasi Virtual Reality Travel Terbaik untuk Liburan dari Rumah

  • Wander – Dengan fitur street view dan navigasi bebas, Wander membawamu menjelajah jalanan sempit Kagurazaka, Tokyo, yang terkenal dengan kafe tersembunyi dan rumah teh tradisional. Harga aplikasi sekitar Rp120.000 (harga bisa berubah), dan kamu cuma perlu headset VR standar.
  • National Geographic Explore VR – Ingin pengalaman otentik? Jelajahi desa nelayan di Hokkaido atau festival musim panas di Jepang utara. Visualnya tajam, dan narasinya ditulis oleh jurnalis lokal. Biaya sekali beli sekitar Rp150.000.
  • Google Earth VR – Tidak sekadar memetakan dunia, aplikasi ini memungkinkanmu terbang di atas distrik Shimokitazawa, surga thrift shop dan live music Tokyo. Gratis, tapi akan lebih seru pakai headset VR mumpuni.
  • Ascape VR – Koleksi video 360° dari sudut-sudut unik dunia. Coba virtual walking tour di Yanaka Ginza, kawasan retro Tokyo yang penuh kedai manju dan toko keramik lokal. Aplikasi gratis, beberapa konten premium mulai Rp40.000.
  • Sites in VR – Selain landmark dunia, aplikasi ini punya koleksi hidden gems seperti taman kota kecil di Nerima, Tokyo. Kompatibel dengan berbagai headset dan gratis untuk sebagian besar konten.
  • Wanderlust VR – Fokus pada pengalaman autentik: masuk ke izakaya tersembunyi di Ebisu, belajar membuat sushi bareng chef lokal, atau menelusuri gang-gang penuh lampion di Koenji. Biaya langganan mulai Rp50.000 per bulan.
  • Travel VR – Pilih destinasi, lalu biarkan aplikasi ini membawamu ke festival tradisional, pasar pagi, hingga pemandian umum di Tokyo. Koleksi video diupdate rutin dengan rekomendasi dari penduduk lokal. Gratis untuk fitur dasar, upgrade premium sekitar Rp100.000.

Catatan: Harga aplikasi dan layanan bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan pengembang dan kurs rupiah.

Panduan Virtual: Tokyo dari Sudut Pandang Penduduk Lokal

Bosan dengan rute wisata Tokyo yang itu-itu saja? Salah satu hidden gems favorit adalah Shimokitazawa, distrik bohemian penuh toko vintage dan kafe indie.

Dengan aplikasi Google Earth VR atau Ascape VR, kamu bisa “berjalan” di antara mural warna-warni, mampir ke toko rekaman bekas, hingga mengintip festival jazz jalanan.

Tak jauh dari situ, coba jelajahi Yanaka Ginza via Ascape VRdaerah kuno yang selamat dari Perang Dunia II, terkenal dengan toko camilan lawas dan suasana retro.

Di sini, kamu juga bisa menemukan rekomendasi tempat makan dari warga setempat, seperti manju hangat di Yanaka Shippoya (sekitar Rp25.000 per buah, harga bisa berubah). Jangan lupa “singgah” di Kagurazaka, kawasan eks-geisha yang kini dipenuhi restoran Prancis dan kedai sake tersembunyi. Tips transportasi lokal: di dunia nyata, area-area ini mudah dijangkau dengan kereta JR dan subway Tokyo Metro, biasanya sekali jalan sekitar Rp20.000–Rp35.000.

Untuk pengalaman makan otentik, aplikasi seperti Wanderlust VR punya video interaktif dari izakaya kecil di Ebisu, tempat penduduk lokal bersantai setelah kerja.

Kamu bisa belajar etika minum sake, melihat proses memasak yakitori langsung dari chef, dan merasakan suasana hangat ala Jepang.

Tips Maksimal Menikmati VR Travel

  • Gunakan headset VR dengan resolusi tinggi untuk sensasi imersif.
  • Siapkan koneksi internet stabil, terutama untuk aplikasi berbasis video 360°.
  • Eksplor fitur interaktifdi beberapa aplikasi, kamu bisa “berinteraksi” dengan penduduk lokal atau mengikuti tur virtual berbahasa Indonesia.
  • Baca ulasan terbaru, karena harga aplikasi dan koleksi destinasi bisa berubah sewaktu-waktu.

Siap Berpetualang ke Hidden Gems Dunia?

Teknologi VR travel membuka cara baru untuk menjelajahi dunia, bahkan ke sudut-sudut tersembunyi Tokyo yang belum tentu kamu temukan di itinerary turis biasa.

Cukup siapkan headset dan pilih aplikasi favoritmu, lalu rasakan sensasi wisata otentikmulai dari festival lokal, pasar tradisional, hingga kedai makan khas yang direkomendasikan warga asli. Ingat, harga aplikasi dan fitur bisa berubah, jadi cek update secara berkala sebelum berpetualang. Selamat menjelajah dunia dari kenyamanan rumahmu!

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Marah Marah 0
Sedih Sedih 0
Wow Wow 0