Benarkah Perempuan Butuh Tidur Lebih Lama dan Apa Risikonya

Oleh VOXBLICK

Senin, 09 Februari 2026 - 22.00 WIB
Benarkah Perempuan Butuh Tidur Lebih Lama dan Apa Risikonya
Perempuan butuh tidur cukup (Foto oleh Marcus Aurelius)

VOXBLICK.COM - Apakah kamu pernah mendengar mitos kalau perempuan butuh tidur lebih lama daripada laki-laki? Atau mungkin kamu sendiri sering merasa ngantuk, padahal teman laki-lakimu baik-baik saja walau tidurnya lebih sebentar? Topik ini memang sering bikin bingung, apalagi di tengah banjir informasi yang nggak selalu jelas sumbernya. Kali ini, yuk kita bongkar fakta ilmiahnya: apakah benar perempuan memang butuh durasi tidur yang berbeda, apa dampaknya kalau sering kurang tidur, dan tips tidur sehat yang terbukti ampuh menurut para ahli!

Mengapa Kebutuhan Tidur Perempuan Sering Dibahas?

Isu soal kebutuhan tidur perempuan sering muncul karena banyak yang merasa perempuan lebih cepat lelah atau gampang ngantuk. Ada juga yang bilang, hormon dan perubahan suasana hati saat menstruasi atau menopause bikin perempuan lebih butuh istirahat.

Tapi apakah ini cuma mitos atau memang ada dasar ilmiahnya?

Benarkah Perempuan Butuh Tidur Lebih Lama dan Apa Risikonya
Benarkah Perempuan Butuh Tidur Lebih Lama dan Apa Risikonya (Foto oleh Karolina Grabowska www.kaboompics.com)

Menurut penelitian dari WHO dan jurnal kesehatan internasional, kebutuhan tidur ideal untuk orang dewasa (termasuk perempuan dan laki-laki) adalah 7-9 jam per malam. Namun, beberapa studi dari Sleep Research Society menemukan bahwa, secara rata-rata, perempuan memang membutuhkan 20-30 menit tidur lebih lama. Alasannya? Otak perempuan cenderung lebih aktif multitasking, sehingga butuh waktu lebih lama untuk benar-benar pulih saat tidur malam.

Fakta Ilmiah: Apa yang Terjadi Kalau Perempuan Sering Kurang Tidur?

Kurang tidur itu efeknya nggak main-main, apalagi buat perempuan. Ada beberapa risiko kesehatan yang perlu diwaspadai jika kebutuhan tidur nggak tercukupi, di antaranya:

  • Peningkatan Risiko Penyakit Jantung: Studi dari American Heart Association mencatat, perempuan yang kurang tidur lebih rentan terkena penyakit jantung dibanding laki-laki. Ini karena kurang tidur bisa memicu inflamasi dan tekanan darah tinggi.
  • Gangguan Mood dan Mental Health: Perempuan lebih rentan mengalami perubahan mood, kecemasan, bahkan depresi jika jam tidurnya kurang. Hal ini dipengaruhi juga oleh fluktuasi hormon estrogen dan progesteron.
  • Masalah Berat Badan dan Diabetes: Kurang tidur bisa mengganggu metabolisme dan hormon pengatur nafsu makan, sehingga risiko obesitas dan diabetes tipe 2 meningkat.
  • Turunnya Imun Tubuh: Tidur yang cukup membantu sistem imun melawan infeksi. Perempuan yang tidur kurang dari 6 jam per malam lebih mudah sakit, terutama flu atau infeksi saluran napas.

Mengapa Kualitas Tidur Juga Penting?

Bukan cuma soal durasi, tapi juga kualitas tidur yang perlu diperhatikan. Banyak perempuan merasa sudah tidur 8 jam, tapi tetap lemas karena tidurnya nggak nyenyak.

Ini bisa disebabkan oleh stres, kebiasaan menggunakan gadget sebelum tidur, atau gangguan tidur seperti insomnia dan sleep apnea.

Tantangan Unik Perempuan: Hormonal & Perubahan Fisik

Siklus menstruasi, kehamilan, dan menopause membawa perubahan besar pada ritme tidur perempuan. Misalnya, saat PMS, banyak yang mengeluh susah tidur atau tidur tidak nyenyak karena kram dan mood swing.

Saat hamil, perubahan fisik dan sering buang air kecil juga bisa mengganggu tidur. Pada masa menopause, hot flashes dan gangguan suasana hati bikin tidur makin sulit.

Tips Tidur Sehat untuk Perempuan Menurut Ahli

Ada beberapa cara sederhana tapi efektif yang bisa dicoba agar tidur malammu lebih berkualitas:

  • Jadwalkan Tidur yang Konsisten: Cobalah tidur dan bangun di jam yang sama setiap hari, termasuk akhir pekan.
  • Kurangi Paparan Layar Sebelum Tidur: Cahaya biru dari gadget bisa mengganggu produksi hormon melatonin, lho!
  • Ciptakan Rutinitas Relaksasi: Meditasi ringan, membaca buku, atau mandi air hangat bisa bantu tubuh lebih rileks.
  • Perhatikan Pola Makan dan Minum: Hindari kafein, makanan berat, atau minuman beralkohol di malam hari.
  • Atur Suhu dan Pencahayaan Kamar: Kamar yang sejuk, gelap, dan tenang terbukti mendukung kualitas tidur lebih baik.

Banyak mitos kesehatan yang bikin khawatir, padahal tubuh setiap orang bisa punya kebutuhan yang berbeda.

Kalau kamu merasa punya masalah tidur yang sudah mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya ajak ngobrol tenaga medis atau ahli kesehatan terpercaya. Mereka bisa membantu mencari solusi yang sesuai dengan kondisi tubuhmu, jadi kamu bisa tidur lebih nyenyak dan bangun dengan semangat setiap hari!

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Marah Marah 0
Sedih Sedih 0
Wow Wow 0