Menjelajah Situs Maritim Tersembunyi di Jawa dan Sumatra

Oleh VOXBLICK

Senin, 23 Februari 2026 - 22.30 WIB
Menjelajah Situs Maritim Tersembunyi di Jawa dan Sumatra
Eksplorasi situs maritim tersembunyi (Foto oleh LUC van CAPELLEN)

VOXBLICK.COM - Mengunjungi pesisir Jawa dan Sumatra bukan sekadar soal berjemur di pantai ramai atau berfoto di spot Instagramable yang penuh turis. Di balik deburan ombak dan pelabuhan sibuk, tersembunyi situs maritim bersejarah yang jarang disentuh wisatawan. Jika kamu tipe petualang yang haus cerita otentik, inilah saatnya menjelajah jalur laut yang sunyi, menyusuri jejak masa lalu, dan mencicipi kuliner lokal yang menggoda.

Banyak orang mengira keindahan maritim di Indonesia hanya ada di Bali atau Raja Ampat. Padahal, Jawa dan Sumatra menyimpan segudang pesona bahari yang siap memanjakan jiwa eksplorermu.

Dari perkampungan nelayan tua, benteng pelabuhan zaman kolonial, sampai dermaga kayu yang menghadap ke samudera lepassemuanya menunggu untuk ditemukan. Yuk, kita mulai perjalanan ini!

Menjelajah Situs Maritim Tersembunyi di Jawa dan Sumatra
Menjelajah Situs Maritim Tersembunyi di Jawa dan Sumatra (Foto oleh Mad Ari)

Situs Maritim Tersembunyi di Jawa: Dari Ujung Kulon ke Lasem

Salah satu jalur maritim tertua di Jawa membentang dari barat ke timur. Tapi, dua tempat ini wajib masuk bucket list:

  • Teluk Sumur, Ujung Kulon – Lokasi ini bukan sekadar pintu gerbang ke Taman Nasional Ujung Kulon, tapi juga pelabuhan kecil kuno yang dulu ramai disinggahi pedagang. Sepi, alami, dan dikelilingi hutan bakau. Tersedia perahu sewaan (sekitar Rp300.000 per hari, bisa sharing dengan traveler lain). Transportasi: naik kendaraan umum ke Labuan, lanjut ojek ke Sumur. Jangan lupa bawa bekal makanan, karena warung jarang buka di luar musim liburan.
  • Pelabuhan Lasem, Rembang – Lasem dikenal sebagai "Tiongkok Kecil" di pesisir utara Jawa. Pelabuhan tuanya menyimpan cerita tentang armada dagang Tiongkok dan Jawa. Dari Semarang, naik bus ke Rembang (sekitar Rp60.000), lalu ojek ke Lasem (Rp20.000). Di sini, selain menjelajah pelabuhan, kamu bisa mampir ke rumah-rumah tua dan mencicipi lontong tuyuhan (sekitar Rp15.000 per porsi) di warung pinggir jalan.

Menelusuri Jejak Maritim di Sumatra: Dari Pariaman ke Belitung Timur

Sumatra, pulau besar penuh kejutan, juga punya permata bahari tersembunyi yang layak dicatat:

  • Kota Tua Pariaman, Sumatra Barat – Coba susuri pelabuhan tua Pariaman di pagi hari. Kamu bisa melihat aktivitas nelayan dan jejak arsitektur kolonial yang masih berdiri kokoh. Naik kereta dari Padang ke Pariaman (Rp10.000 sekali jalan). Tips: datang saat pesta tabuik, festival maritim lokal yang penuh warna.
  • Pelabuhan Manggar, Belitung Timur – Jauh dari hiruk-pikuk Tanjung Pandan, Manggar adalah kota kecil dengan pelabuhan tradisional yang tenang. Sering jadi tempat singgah kapal nelayan dan kapal kayu pengangkut lada. Dari Bandara HAS Hanandjoeddin, sewa mobil ke Manggar (sekitar Rp400.000 per hari). Jangan lewatkan kopi Kong Djie yang legendaris (Rp8.000 secangkir) di warung tua dekat pelabuhan.

Tips Rute & Estimasi Biaya

  • Transportasi umum antarkota masih terbatas di beberapa daerah. Gunakan bus lokal, travel, atau sewa motor/mobil untuk fleksibilitas.
  • Penginapan di sekitar situs maritim tersembunyi rata-rata Rp100.000–Rp300.000 per malam untuk guesthouse atau homestay sederhana.
  • Biaya makan lokal sangat ramah: rata-rata Rp10.000–Rp30.000 per porsi di warung setempat.
  • Siapkan uang tunai secukupnya ATM tidak selalu tersedia di dekat lokasi.
  • Selalu cek cuaca dan kondisi jalan sebelum berangkat, terutama di musim penghujan.

Catatan: Harga dan kondisi dapat berubah sewaktu-waktu, tergantung musim, cuaca, dan kebijakan setempat.

Rekomendasi Kuliner Lokal di Sekitar Situs Maritim

  • Soto Kerbau Lasem – Sajian khas dengan daging kerbau yang empuk, cocok disantap setelah menyusuri pelabuhan tua Lasem.
  • Gulai Kapalo Lauak Pariaman – Gulai kepala ikan ala Pariaman yang kaya rempah, wajib dicoba di warung tepi pantai.
  • Mi Belitung – Mi kuning dengan kuah udang manis-gurih, paling nikmat disantap di pelabuhan Manggar.

Petualangan Maritim yang Autentik Menanti

Setiap sudut pesisir Jawa dan Sumatra punya cerita yang tak akan kamu temukan di brosur wisata mainstream. Dari pelabuhan tua yang sunyi hingga kuliner khas nelayan, perjalanan ini menawarkan pengalaman maritim yang otentik dan penuh kejutan.

Jangan ragu untuk keluar dari zona nyaman dan menjelajah situs-situs tersembunyisiapa tahu, kamu akan pulang membawa kisah petualangan yang tak terlupakan dan inspirasi untuk perjalanan berikutnya.

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Marah Marah 0
Sedih Sedih 0
Wow Wow 0