Menuju Indonesia Emas 2045 Peran Negarawan di Partai Politik

Oleh VOXBLICK

Selasa, 03 Februari 2026 - 09.45 WIB
Menuju Indonesia Emas 2045 Peran Negarawan di Partai Politik
Peran negarawan di partai politik (Foto oleh Werner Pfennig)

VOXBLICK.COM - Hidayat Nur Wahid, Wakil Ketua MPR RI sekaligus tokoh Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menegaskan urgensi peran partai politik dalam melahirkan negarawan untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Pernyataannya disampaikan dalam beberapa forum publik dan diskusi strategis nasional, menyoroti bahwa partai politik tidak boleh hanya menjadi pabrik politisi pragmatis, melainkan juga kawah candradimuka bagi pemimpin visioner yang berorientasi pada kepentingan bangsa.

“Indonesia Emas 2045 bukan sekadar cita-cita, melainkan sebuah tujuan besar yang membutuhkan kepemimpinan negarawan, bukan hanya politisi.

Partai politik harus mampu menyiapkan kader yang berpikir jauh ke depan, berintegritas, dan mengutamakan kepentingan rakyat,” ujar Hidayat dalam sebuah diskusi kebangsaan di Jakarta, awal Juni 2024.

Menuju Indonesia Emas 2045 Peran Negarawan di Partai Politik
Menuju Indonesia Emas 2045 Peran Negarawan di Partai Politik (Foto oleh Werner Pfennig)

Peran Sentral Negarawan dalam Pencapaian Indonesia Emas 2045

Visi Indonesia Emas 2045 mengacu pada momentum 100 tahun kemerdekaan Indonesia, dengan target menjadi negara maju yang berdaulat, adil, dan makmur.

Laporan Bappenas menargetkan Indonesia masuk lima besar ekonomi dunia dengan pendapatan per kapita di atas USD 23.000 dan tingkat kemiskinan mendekati nol persen pada 2045.

Untuk mencapai target ambisius ini, diperlukan kepemimpinan berkarakter negarawan.

Seorang negarawan tak hanya piawai berpolitik, melainkan juga visioner, mampu merumuskan kebijakan jangka panjang, serta menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok atau pribadi. Hidayat Nur Wahid mengingatkan bahwa kualitas kepemimpinan akan menentukan arah pembangunan dan stabilitas nasional ke depan.

Partai Politik: Pusat Kaderisasi dan Penguatan Integritas

Data dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) menunjukkan, dalam dua dekade terakhir, partai politik di Indonesia telah melahirkan lebih dari 500.000 kader yang duduk di berbagai level pemerintahan.

Namun, beberapa studi lembaga survei seperti LSI dan SMRC mencatat masih adanya persepsi publik bahwa politisi cenderung pragmatis dan kurang memperjuangkan kepentingan rakyat secara konsisten.

  • Partai politik berperan sebagai institusi utama dalam rekruitmen dan kaderisasi pemimpin masa depan.
  • Pendidikan politik, pelatihan kepemimpinan, dan penegakan kode etik menjadi aspek penting dalam membentuk karakter negarawan.
  • Peningkatan transparansi dan akuntabilitas internal partai dinilai dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap proses politik.

Hidayat menilai, tanpa proses kaderisasi yang kuat dan berkelanjutan, partai politik sulit menghasilkan pemimpin dengan visi kebangsaan yang kokoh.

Ia mendorong seluruh partai memperkuat pendidikan politik internal dan memperluas ruang partisipasi generasi muda.

Implikasi Luas bagi Masa Depan Indonesia

Keberhasilan partai politik dalam melahirkan negarawan akan berdampak pada berbagai sektor nasional.

Dalam aspek ekonomi, kepemimpinan visioner diyakini mampu menciptakan kebijakan yang mendorong pertumbuhan inklusif, stabilitas investasi, dan peningkatan daya saing global. Dari sisi sosial, hadirnya negarawan akan memperkuat kohesi sosial, memperkecil potensi konflik horizontal, serta menjaga semangat persatuan di tengah keberagaman.

Pakar politik dari Universitas Indonesia, Dr. Burhanuddin Muhtadi, menegaskan bahwa tantangan 20 tahun ke depan bukan hanya soal pertumbuhan ekonomi, tetapi juga penegakan hukum, penguatan demokrasi, dan adaptasi terhadap transformasi teknologi.

“Tanpa pemimpin berjiwa negarawan, Indonesia rawan terjebak pada kebijakan populis jangka pendek yang bisa mengancam pencapaian visi 2045,” ujarnya.

  • Industri: Kepemimpinan negarawan mendorong inovasi dan keberlanjutan sektor industri.
  • Regulasi: Reformasi kebijakan lebih terarah dan konsisten jika dipimpin oleh negarawan.
  • Masyarakat: Meningkatkan partisipasi publik dan memperkuat kepercayaan pada proses demokrasi.

Menjelang dua dekade menuju Indonesia Emas 2045, peran partai politik dalam membina dan menyeleksi kader berkarakter negarawan akan menjadi pilar utama penentu masa depan bangsa.

Kualitas kepemimpinan yang lahir dari proses politik yang sehat diharapkan mampu membawa Indonesia menjadi negara maju, adil, dan berdaya saing di tingkat global.

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Marah Marah 0
Sedih Sedih 0
Wow Wow 0