Orlando Bravo Sebut AI Pangkas Valuasi Saham Perangkat Lunak

Oleh VOXBLICK

Jumat, 20 Maret 2026 - 19.00 WIB
Orlando Bravo Sebut AI Pangkas Valuasi Saham Perangkat Lunak
Orlando Bravo bahas valuasi software AI (Foto oleh Daniil Komov)

VOXBLICK.COM - Orlando Bravo, co-founder sekaligus Managing Partner di perusahaan investasi ternama Thoma Bravo, menegaskan bahwa kemajuan pesat kecerdasan buatan (AI) telah memangkas valuasi saham sejumlah perusahaan perangkat lunak. Pernyataan Bravo ini mencerminkan perubahan besar dalam lanskap investasi teknologi, di mana AI mulai menggeser prioritas dan ekspektasi pasar terhadap bisnis perangkat lunak tradisional.

Pernyataan Orlando Bravo dan Reaksi Pasar

Pada sebuah panel diskusi yang berlangsung di konferensi teknologi terkemuka awal Juni 2024, Orlando Bravo menyatakan bahwa sejumlah perusahaan perangkat lunak yang terdampak gelombang AI kini layak mendapatkan valuasi lebih rendah.

"Banyak perusahaan yang sebelumnya menikmati premium valuasi, kini menghadapi kenyataan bahwa model bisnis mereka bisa tergeser oleh teknologi AI," ujar Bravo, seperti dikutip dari CNBC dan Financial Times.

Bravo juga menyoroti bahwa tren ini bukan sekadar sementara. Menurutnya, kemunculan AI generatif dan otomatisasi berbasis machine learning telah mengubah peta persaingan di sektor perangkat lunak.

Investor kini semakin selektif, hanya mengapresiasi perusahaan yang mampu beradaptasi dan benar-benar memanfaatkan AI dalam produknya.

Orlando Bravo Sebut AI Pangkas Valuasi Saham Perangkat Lunak
Orlando Bravo Sebut AI Pangkas Valuasi Saham Perangkat Lunak (Foto oleh Matheus Bertelli)

Data dari PitchBook menunjukkan, valuasi rata-rata perusahaan perangkat lunak publik di Amerika Serikat turun sekitar 20% dalam dua tahun terakhir, seiring semakin banyaknya solusi AI yang menggantikan fitur-fitur konvensional.

Perusahaan seperti Salesforce, Atlassian, dan ServiceNowyang selama ini menjadi andalan investor di bursamengalami tekanan valuasi, meski masih membukukan pertumbuhan pendapatan.

Faktor AI yang Mendominasi Perubahan Valuasi

Kemajuan AI, khususnya dalam bidang otomatisasi tugas, pemrosesan bahasa alami, dan personalisasi layanan, dinilai telah menurunkan nilai tambah produk perangkat lunak yang tidak mengadopsi inovasi serupa.

Beberapa faktor utama yang mendorong pergeseran valuasi ini antara lain:

  • Disrupsi Model Bisnis: Banyak fungsi perangkat lunak tradisional kini bisa digantikan oleh aplikasi AI dengan biaya lebih rendah dan kecepatan lebih tinggi.
  • Persaingan Pasar: Munculnya startup AI yang menawarkan solusi lebih inovatif membuat perusahaan lama harus berinvestasi besar pada R&D atau berisiko tertinggal.
  • Perubahan Preferensi Investor: Investor cenderung mengalihkan dana ke perusahaan yang dinilai siap memimpin dalam era AI, bukan sekadar mempertahankan model lama.
  • Efisiensi Operasional: AI memungkinkan otomatisasi proses bisnis, sehingga perusahaan perangkat lunak yang tidak mengadopsi AI dinilai kurang efisien dan berisiko margin tergerus.

Implikasi Lebih Luas bagi Industri dan Ekosistem Teknologi

Pernyataan Orlando Bravo menyoroti dampak transformasi AI yang lebih dari sekadar tren pasar saham. Pergeseran valuasi ini memicu perubahan strategi di seluruh ekosistem perangkat lunak:

  • Inovasi dan Akuisisi: Perusahaan besar semakin agresif melakukan akuisisi startup AI atau membangun divisi riset AI internal. Contohnya, Microsoft menginvestasikan miliaran dolar ke OpenAI, sementara Google mempercepat pengembangan Gemini dan DeepMind.
  • Percepatan Adaptasi: Perusahaan perangkat lunak yang ingin bertahan perlu mempercepat integrasi AI ke dalam produk mereka, baik untuk meningkatkan fitur maupun efisiensi operasional.
  • Kebutuhan Talenta AI: Permintaan terhadap insinyur AI, data scientist, dan machine learning engineer meningkat tajam, memicu kompetisi di pasar tenaga kerja teknologi.
  • Regulasi dan Etika: Lembaga regulator mulai memperhatikan potensi risiko dan etika penggunaan AI, mendorong perusahaan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam penerapan teknologi baru.

Bagi pelaku industri, pengambil keputusan, hingga profesional teknologi, pernyataan Orlando Bravo menjadi pengingat penting bahwa lanskap perangkat lunak sedang bergerak sangat cepat.

AI tidak hanya menciptakan peluang baru, tetapi juga mendefinisikan ulang nilai dan relevansi bisnis perangkat lunak di masa depan.

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Marah Marah 0
Sedih Sedih 0
Wow Wow 0