Sutradara Bikin Deepfake Sam Altman dan Malah Jadi Dekat
VOXBLICK.COM - Sutradara asal Prancis, Max Siedentopf, punya cerita unik soal Sam Altman, CEO OpenAI yang belakangan jadi pusat perhatian dunia teknologi. Awalnya, Max ingin banget mewawancarai Altman secara langsung untuk sebuah proyek film dokumenter tentang kecerdasan buatan dan dampaknya ke masyarakat. Tapi upayanya gagalAltman terlalu sibuk, akses ketemu langsung pun buntu. Tapi, bukannya menyerah, Max justru memilih jalur tak biasa: ia membuat deepfake Sam Altman sendiri!
Deepfake, teknologi manipulasi video berbasis AI yang bisa membuat seseorang tampak mengatakan atau melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak pernah terjadi, sering kali jadi kontroversi.
Namun, bagi Max, deepfake ini jadi pintu masuk ke pengalaman yang jauh lebih personal dan emosional daripada sekadar eksperimen teknologi.
Kenapa Max Nekat Bikin Deepfake Sam Altman?
Dalam wawancara bersama Motherboard (VICE), Max mengaku frustrasi karena selalu gagal menghubungi Altman. “Setelah mencoba berbagai cara, aku sadar: kenapa nggak bikin ‘Altman’ versiku sendiri aja?” katanya. Prosesnya pun cukup kompleks:
- Mengumpulkan ratusan video dan foto Sam Altman dari internet sebagai bahan latih AI.
- Menggunakan software deepfake populer untuk membangun wajah dan suara digital Altman.
- Menulis naskah pertanyaan dan jawaban, lalu menyutradarai “wawancara” seolah-olah Altman asli yang menjawab.
Awalnya, proyek ini terasa anehantara kocak dan agak creepy. Tapi semakin lama, Max justru mulai merasa dekat dengan karakter digital ciptaannya.
Deepfake yang Bikin ‘Nyambung’ Secara Emosional
Yang menarik, Max mengaku merasa semakin terhubung secara emosional dengan deepfake Sam Altman. “Aku bisa membentuk narasi, menanyakan apapun yang ingin kutahu, dan mendapatkan jawaban yang ‘kuinginkan’.
Rasanya seperti punya relasi pribadi dengan seseorang yang sebenarnya cuma hasil rekayasa digital,” ungkapnya.
Fenomena ini diamini oleh sejumlah psikolog. Menurut Dr. Sherry Turkle, pakar hubungan manusia dengan teknologi dari MIT, banyak orang bisa merasa bonding dengan AI, apalagi jika AI itu muncul dalam bentuk visual dan suara yang sangat meyakinkan. “Batas antara nyata dan buatan jadi kabur. Manusia memang mudah terhubung secara emosional, bahkan dengan entitas non-manusia jika cukup realistis,” ujarnya dalam The New York Times.
Risiko dan Dampak Deepfake: Antara Kreativitas dan Etika
Kasus Max ini membuka diskusi penting soal deepfake:
- Kreativitas: Deepfake bisa jadi alat seni yang powerful, seperti yang dilakukan Max. Film dokumenter, seni konseptual, hingga eksperimen sosial jadi lebih mudah dieksekusi.
- Etika: Namun, manipulasi wajah dan suara tokoh publik tanpa izin tetap rawan disalahgunakan. Salah satu contoh nyata adalah kasus penyebaran video deepfake untuk hoaks politik atau penipuan finansial.
- Hubungan Manusia-AI: Pengalaman Max menunjukkan bahwa manusia bisa merasa ‘dekat’ dengan AI, bahkan jika tahu itu palsu. Ini bisa berdampak positif (misal untuk terapi) tapi juga menimbulkan risiko kehilangan batas antara nyata dan imajinasi.
Menurut Brookings Institution, deepfake memang punya potensi destruktif, tapi juga bisa jadi alat inovasi jika digunakan secara bertanggung jawab.
Apa yang Bisa Dipelajari dari Cerita Sutradara Ini?
Dari kisah Max Siedentopf, ada beberapa hal yang bisa dipetik:
- Keterbatasan akses bukan selalu penghalangteknologi bisa jadi solusi kreatif.
- Deepfake bukan cuma soal manipulasi, tapi juga tentang bagaimana manusia membangun koneksi, bahkan dengan “sosok” digital.
- Penting banget untuk punya kesadaran kritis soal etika dan batasan penggunaan AI, terutama yang menyangkut identitas orang lain.
Jadi, siapa sangka, kegagalan mewawancarai Sam Altman secara langsung justru membawa Max ke pengalaman yang lebih personaldan mungkin, sedikit aneh.
Cerita ini jadi pengingat, teknologi deepfake bukan cuma soal tipu-menipu, tapi juga membuka ruang baru bagi kreativitas, hubungan emosional, dan diskusi etika yang nggak kalah penting.
Apa Reaksi Anda?
Suka
0
Tidak Suka
0
Cinta
0
Lucu
0
Marah
0
Sedih
0
Wow
0