Micron Prediksi Lonjakan Pendapatan Berkat Permintaan AI Global

Oleh VOXBLICK

Sabtu, 21 Maret 2026 - 21.15 WIB
Micron Prediksi Lonjakan Pendapatan Berkat Permintaan AI Global
Micron proyeksi pendapatan AI (Foto oleh Jimmy Chan)

VOXBLICK.COM - Micron Technology mengumumkan proyeksi pendapatan kuartal keempat fiskal 2024 yang melampaui ekspektasi analis Wall Street, didorong oleh lonjakan permintaan chip memori untuk kecerdasan buatan (AI) di pasar global. Prediksi optimistis ini dirilis pada Rabu (26/6), dan langsung menjadi perhatian para pelaku industri serta investor karena menandai momentum krusial bagi perusahaan semikonduktor asal Amerika Serikat tersebut.

Pihak yang terlibat dalam perkembangan ini adalah Micron Technology sebagai produsen utama chip memori, khususnya DRAM dan NAND, serta para pelaku pasar yang mengamati pergerakan saham dan tren teknologi AI.

Peningkatan permintaan chip AI disebut sebagai pemicu utama lonjakan pendapatan yang diproyeksikan, sekaligus menyoroti pergeseran lanskap industri semikonduktor global.

Micron Optimistis atas Permintaan AI Global

Dalam laporan keuangannya, Micron Technology memproyeksikan pendapatan kuartal keempat antara $7,4 miliar hingga $7,8 miliar, jauh di atas konsensus analis yang memperkirakan $7,59 miliar menurut data LSEG.

CEO Micron, Sanjay Mehrotra, menyatakan bahwa pesatnya adopsi AI generatif di pusat data dan perangkat komputasi telah mendorong permintaan signifikan atas chip DRAM dan NAND berperforma tinggi milik Micron.

Micron Prediksi Lonjakan Pendapatan Berkat Permintaan AI Global
Micron Prediksi Lonjakan Pendapatan Berkat Permintaan AI Global (Foto oleh Blaz Erzetic)

“Permintaan untuk solusi memori dan penyimpanan kami, terutama yang mendukung aplikasi AI, terus tumbuh kuat,” ujar Mehrotra dalam sesi konferensi dengan investor.

Ia menambahkan, segmen pusat data kini menjadi pendorong utama pertumbuhan, seiring dengan tren pesat AI generatif yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar seperti Microsoft, Google, dan Amazon.

Belanja Modal Meningkat, Saham Tertekan

Meskipun prospek pendapatan Micron meningkat, perusahaan juga mengumumkan rencana belanja modal (capital expenditure) hingga $8 miliar untuk tahun fiskal 2025. Angka ini naik signifikan dibandingkan tahun sebelumnya dan

diproyeksikan akan digunakan untuk ekspansi kapasitas produksi, termasuk fasilitas baru di Amerika Serikat dan Jepang.

Kabar tersebut sempat menekan harga saham Micron, yang turun sekitar 8% dalam perdagangan setelah jam bursa.

Analis memandang bahwa lonjakan belanja modal bisa menekan margin keuntungan jangka pendek, meski di sisi lain mencerminkan keyakinan perusahaan terhadap permintaan jangka panjang di sektor AI.

Faktor Pendorong dan Arah Industri

  • Peningkatan Permintaan AI: Permintaan chip AI, khususnya DRAM HBM (High Bandwidth Memory), terus melonjak seiring ekspansi cloud computing dan aplikasi AI generatif.
  • Pesaing Utama: Selain Micron, pemain global seperti Samsung Electronics dan SK Hynix juga berlomba memenuhi permintaan pasar yang tinggi.
  • Pasokan dan Harga: Setelah periode kelebihan pasokan pada 2023, kini pasar chip memori menunjukkan tanda-tanda pemulihan harga dan permintaan yang lebih sehat.

Menurut data TrendForce, harga DRAM global naik sekitar 13-18% pada kuartal kedua 2024, sejalan dengan peningkatan permintaan dari sektor AI dan pusat data.

Selain AI, permintaan dari sektor otomotif dan perangkat mobile juga turut menyumbang pertumbuhan untuk produsen chip seperti Micron.

Dampak Lebih Luas pada Industri dan Ekonomi

Peningkatan pendapatan dan ekspansi belanja modal Micron menjadi sinyal penting bagi industri semikonduktor global.

Investasi besar dalam kapasitas produksi chip AI berpotensi memperkuat rantai pasok teknologi dan mempercepat adopsi AI di berbagai sektor, mulai dari kesehatan, keuangan, pendidikan, hingga manufaktur.

Bagi ekosistem teknologi, keberhasilan Micron menunjukkan bahwa permintaan terhadap solusi memori dan penyimpanan canggih akan terus tumbuh seiring integrasi AI dalam operasional bisnis dan kehidupan sehari-hari.

Hal ini juga dapat mendorong inovasi di bidang perangkat keras, memperluas peluang kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital di berbagai negara.

Sementara kenaikan belanja modal memicu kehati-hatian investor, langkah ini sekaligus menandakan kepercayaan Micron terhadap prospek jangka panjang industri semikonduktor dan AI.

Dengan demikian, perkembangan terbaru dari Micron bukan hanya relevan bagi pelaku pasar finansial, tetapi juga menjadi barometer penting bagi kemajuan teknologi global dan strategi pengembangan industri chip di masa depan.

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Marah Marah 0
Sedih Sedih 0
Wow Wow 0