Ansor Jalin Kerja Sama Multinasional BUMA Dorong Ekonomi Kader

Oleh VOXBLICK

Minggu, 08 Maret 2026 - 12.15 WIB
Ansor Jalin Kerja Sama Multinasional BUMA Dorong Ekonomi Kader
Ansor dan BUMA dorong ekonomi kader (Foto oleh Mikhail Nilov)

VOXBLICK.COM - Gerakan Pemuda Ansor resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), sebuah perusahaan multinasional yang bergerak di sektor bahan bangunan dan pertambangan. Kolaborasi ini diumumkan pada awal Juni 2024 di Jakarta, menghadirkan inisiatif pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas yang menargetkan ribuan kader Ansor di seluruh Indonesia.

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan oleh Ketua Umum GP Ansor, Addin Jauharuddin, bersama Direktur Utama BUMA, Suwito Santoso.

Melalui kemitraan ini, BUMA akan membuka akses distribusi produk bahan bangunan dan peluang usaha bagi anggota Ansor, baik melalui pelatihan, pendampingan, hingga kemudahan akses permodalan mikro. Langkah ini dinilai strategis dalam memperkuat kemandirian ekonomi anggota sekaligus memperluas pasar BUMA di tingkat komunitas.

Ansor Jalin Kerja Sama Multinasional BUMA Dorong Ekonomi Kader
Ansor Jalin Kerja Sama Multinasional BUMA Dorong Ekonomi Kader (Foto oleh Lintang Samudera)

Fokus Kolaborasi: Peningkatan Kapasitas dan Akses Bisnis

Upaya pemberdayaan ini meliputi beberapa program utama, antara lain:

  • Pelatihan kewirausahaan dan manajemen bisnis untuk kader Ansor di 34 provinsi.
  • Penyediaan akses distribusi produk bahan bangunan BUMA ke jaringan toko dan mitra UMKM yang dikelola anggota Ansor.
  • Fasilitasi permodalan mikro melalui lembaga keuangan mitra, untuk mendukung ekspansi usaha anggota.
  • Pendampingan teknis dan pemasaran digital, sehingga pelaku usaha dapat memanfaatkan peluang pasar daring secara optimal.

Direktur Utama BUMA, Suwito Santoso, menyampaikan bahwa kerja sama dengan Ansor adalah bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung ekonomi rakyat.

“Kami percaya, jaringan kader Ansor yang tersebar hingga pelosok desa adalah mitra ideal untuk distribusi produk dan penguatan ekonomi komunitas,” ujarnya dalam konferensi pers.

Dorong Kemandirian Ekonomi dan Penyerapan Tenaga Kerja

Menurut data internal GP Ansor, lebih dari 5 juta kader aktif tersebar di seluruh Indonesia, mayoritas di antaranya merupakan pelaku UMKM dan sektor informal.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan setidaknya 10.000 anggota dapat terlibat langsung pada tahun pertama implementasi program. Selain memperkuat ekosistem bisnis kader, kerja sama ini juga diperkirakan mampu membuka lapangan kerja baru di bidang distribusi dan pemasaran bahan bangunan.

Addin Jauharuddin menegaskan, “Pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas adalah prioritas Ansor dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan dan ketahanan ekonomi umat.

Kerja sama dengan BUMA merupakan strategi untuk memastikan kader tidak hanya menjadi penonton, tetapi pelaku aktif dalam pembangunan ekonomi nasional.”

Dampak Ekonomi dan Implikasi Lebih Luas

Kerja sama antara GP Ansor dan BUMA dipandang sebagai model kolaborasi baru antara organisasi masyarakat dan korporasi multinasional di Indonesia.

Dengan mengintegrasikan distribusi produk, pelatihan, hingga akses permodalan, kolaborasi ini berpotensi memperkuat rantai pasok bahan bangunan di tingkat lokal dan nasional. Selain itu, peningkatan kualitas SDM kader Ansor melalui pelatihan dapat memberikan kontribusi jangka panjang terhadap pertumbuhan UMKM di Indonesia.

Dari sisi industri, ekspansi distribusi bahan bangunan melalui jaringan komunitas memungkinkan penetrasi pasar yang lebih luas dan adaptasi terhadap kebutuhan lokal.

Sementara dari sisi sosial, model pemberdayaan berbasis komunitas ini dapat mengurangi ketimpangan ekonomi, sekaligus memperkuat peran organisasi masyarakat dalam pembangunan ekonomi daerah.

Outlook Kolaborasi Ansor dan BUMA

Dengan dimulainya kerja sama ini, Ansor dan BUMA menargetkan terciptanya ekosistem bisnis yang inklusif dan berkelanjutan di sektor bahan bangunan.

Model kemitraan serupa juga diharapkan dapat direplikasi oleh organisasi masyarakat lain dalam rangka mempercepat penguatan ekonomi berbasis komunitas di Indonesia.

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Marah Marah 0
Sedih Sedih 0
Wow Wow 0