ASUS Hentikan Smartphone Baru Fokus ke AI dan PC Canggih

Oleh VOXBLICK

Selasa, 24 Februari 2026 - 19.15 WIB
ASUS Hentikan Smartphone Baru Fokus ke AI dan PC Canggih
ASUS fokus ke AI dan PC (Foto oleh Gabriel Lopez)

VOXBLICK.COM - Pergeseran tren dalam industri gadget kembali terjadi, kali ini datang dari salah satu merek teknologi papan atas, ASUS. Setelah dikenal luas dengan lini smartphone inovatif seperti seri ROG Phone dan Zenfone, ASUS secara resmi mengumumkan akan menghentikan peluncuran smartphone model terbaru. Fokus perusahaan kini beralih ke pengembangan kecerdasan buatan (AI) dan PC komersial canggih. Langkah ini menandai perubahan strategi besar yang bisa berdampak pada peta persaingan gadget global, sekaligus menghadirkan peluang inovasi baru di ranah AI dan perangkat komputer modern.

Mengapa ASUS Meninggalkan Pasar Smartphone?

Selama beberapa tahun terakhir, pasar smartphone semakin kompetitif, dengan dominasi brand besar seperti Samsung, Apple, dan Xiaomi.

ASUS sendiri dikenal berani menawarkan fitur-fitur unik, seperti kamera flip Zenfone dan performa gaming ekstrim pada ROG Phone. Namun, data internal ASUS menunjukkan pertumbuhan pasar smartphone yang mulai stagnan dan margin keuntungan yang makin menipis. Dengan sumber daya yang terbatas, ASUS memilih mengalihkan investasi ke sektor dengan potensi pertumbuhan lebih tinggi: AI dan PC komersial.

ASUS Hentikan Smartphone Baru Fokus ke AI dan PC Canggih
ASUS Hentikan Smartphone Baru Fokus ke AI dan PC Canggih (Foto oleh Matheus Bertelli)

Transformasi Fokus: AI dan PC Canggih

Keputusan ASUS untuk fokus pada teknologi AI dan PC tidak datang begitu saja. Dalam beberapa tahun terakhir, permintaan untuk komputer dengan kemampuan komputasi tinggi, efisiensi, dan fitur AI semakin meningkat.

ASUS memanfaatkan momentum ini dengan menghadirkan lini laptop dan desktop terbaru yang sudah mengintegrasikan chip AI khusus, sistem pendinginan canggih, dan desain ultra-tipis yang tetap tangguh.

  • AI Engine Terintegrasi: Laptop terbaru ASUS dilengkapi dengan prosesor Intel Core Ultra atau AMD Ryzen generasi terbaru, yang sudah disematkan AI co-processor untuk mempercepat proses editing foto, video, hingga meeting virtual dengan noise-cancelling real-time.
  • Layar OLED Generasi Baru: Teknologi layar ASUS OLED menawarkan kontras lebih tinggi, akurasi warna 100% DCI-P3, refresh rate hingga 120Hz, dan tingkat kecerahan mencapai 600 nitsterdepan di kelasnya.
  • Baterai Tahan Lama: Optimalisasi AI pada manajemen daya membuat beberapa model mampu bertahan hingga 18 jam pemakaian, mengungguli laptop konvensional yang rata-rata hanya 10–12 jam.

Inovasi Nyata: Contoh Fitur AI di PC ASUS

Apa saja teknologi AI mutakhir yang kini menjadi andalan laptop dan PC ASUS?

  • ASUS AI Noise-Cancelling Microphone: Memanfaatkan machine learning untuk menghilangkan suara latar saat video call, sehingga suara pengguna tetap jernih bahkan di lingkungan berisik.
  • AI Webcam Enhancement: Kamera laptop otomatis menyesuaikan pencahayaan dan fokus wajah, berkat algoritma pengenalan objek berbasis AI, sangat berguna untuk konferensi daring.
  • AI Performance Optimization: Sistem memantau penggunaan aplikasi dan beban kerja, lalu menyesuaikan performa CPU/GPU serta kipas pendingin secara real-time untuk efisiensi dan kenyamanan maksimal.

Fitur-fitur tersebut bukan sekadar gimmick. Pengujian internal ASUS menunjukkan peningkatan produktivitas hingga 20% berkat optimalisasi AI ini, terutama pada pekerjaan multitasking dan kreatif.

Perbandingan dengan Generasi Sebelumnya & Kompetitor

Jika dibandingkan dengan generasi laptop ASUS sebelum adanya integrasi AI, terdapat peningkatan signifikan dalam hal kecepatan proses, daya tahan baterai, dan pengalaman pengguna yang lebih personal.

Misalnya, ASUS Zenbook AI Edition terbaru mampu merender video 4K 30% lebih cepat daripada Zenbook 2022, serta menawarkan fitur voice assistant lokal tanpa koneksi internet.

Dari sisi kompetitor, Dell dan HP memang sudah menghadirkan fitur AI pada beberapa model premium, namun ASUS terdepan dalam mengkombinasikan AI dengan sistem pendingin 3D Vapor Chamber, desain berat ringan (hanya 1,2 kg), serta software eksklusif

MyASUS untuk manajemen perangkat dan keamanan data berbasis AI. Ini membuat ASUS menjadi salah satu pelopor laptop AI komersial yang mudah diakses konsumen umum, bukan hanya segmen enterprise.

Kelebihan dan Kekurangan Transformasi ASUS

  • Kelebihan:
    • Inovasi lebih cepat di bidang AI dan PC, menghadirkan fitur yang benar-benar bermanfaat untuk produktivitas dan hiburan.
    • Efisiensi daya dan performa meningkat pesat, sesuai kebutuhan pengguna modern yang mobile.
    • Ekosistem perangkat lunak dan perangkat keras yang saling terintegrasi, memudahkan pengguna dalam ekosistem ASUS.
  • Kekurangan:
    • Fans setia lini smartphone ASUS kehilangan pilihan flagship dan mid-range dengan ciri khas ASUS.
    • Transisi teknologi AI membutuhkan adaptasi pengguna, terutama mereka yang belum familier dengan fitur-fitur baru.

Dampak bagi Dunia Gadget & Pengguna Modern

Langkah strategis ASUS ini tidak hanya berdampak pada portofolio produknya, tetapi juga pada dinamika inovasi di pasar gadget global.

Dengan mengalihkan sumber daya ke AI dan PC canggih, ASUS berpotensi mempercepat adopsi teknologi masa depan dalam kehidupan sehari-hari. Pengguna kini bisa mendapatkan laptop dan desktop yang lebih pintar, efisien, dan adaptif untuk berbagai kebutuhan, dari pekerjaan kreatif hingga gaming berat. Tentu saja, absennya lini smartphone ASUS akan jadi kehilangan tersendiri, namun gebrakan di sektor AI dan komputer kemungkinan besar akan menawarkan pengalaman baru yang jauh lebih mengesankan.

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Marah Marah 0
Sedih Sedih 0
Wow Wow 0