Broadcom Targetkan Penjualan Chip AI Tembus 100 Miliar Dolar pada 2027
VOXBLICK.COM - Broadcom Inc., salah satu perusahaan semikonduktor terbesar di dunia, memproyeksikan penjualan chip kecerdasan buatan (AI) akan menembus angka 100 miliar dolar Amerika Serikat pada tahun 2027. Target ambisius ini diumumkan menyusul lonjakan permintaan global terhadap chip kustom yang digunakan dalam pengembangan dan penerapan teknologi AI skala besar.
Proyeksi tersebut ditegaskan oleh Presiden dan CEO Broadcom, Hock Tan, dalam pernyataan resmi kepada investor pada pertengahan 2024. Menurut Tan, permintaan terhadap chip AIkhususnya yang dirancang khusus untuk aplikasi cloud dan pusat datatumbuh
secara eksponensial, didorong oleh kebutuhan perusahaan teknologi terdepan seperti Google, Meta, dan Amazon Web Services.
Peningkatan Permintaan Chip AI Kustom
Selama beberapa tahun terakhir, Broadcom mencatat pertumbuhan signifikan pada segmen chip kustom, yang kini menjadi salah satu pendorong utama pendapatan perusahaan.
Chip kustom ini banyak digunakan untuk akselerasi proses komputasi AI, seperti pelatihan model bahasa besar (large language models/LLM) dan pengolahan data dalam jumlah besar di pusat data.
Menurut laporan keuangan terbaru Broadcom, penjualan chip AI kustom telah melonjak lebih dari 50% dalam dua tahun terakhir.
Pada 2024, kontribusi bisnis AI mencapai hampir 20% dari total pendapatan Broadcom, dan diproyeksikan akan terus meningkat seiring ekspansi layanan cloud dan aplikasi AI generatif di berbagai industri.
Strategi dan Kolaborasi dengan Raksasa Teknologi
Broadcom dikenal sebagai pemasok utama sistem on-chip (SoC) untuk perusahaan teknologi global.
Di antara klien utamanya, Google menjadi salah satu pihak yang paling agresif dalam mengadopsi chip AI kustom untuk memperkuat infrastruktur cloud dan produk AI mereka.
- Pada 2023, Broadcom menandatangani kontrak multi-tahun dengan Google Cloud untuk pengembangan chip AI generasi terbaru.
- Meta dan Amazon juga dilaporkan sedang memperluas kemitraan dengan Broadcom, khususnya untuk kebutuhan AI inference dan training di pusat data hyperscale.
- Selain cloud, Broadcom mulai menargetkan sektor otomotif dan industri manufaktur yang mulai mengadopsi otomatisasi berbasis AI.
Hock Tan menyatakan, “Kami melihat permintaan chip AI kustom akan terus tumbuh seiring semakin banyaknya perusahaan yang mengintegrasikan AI ke dalam layanan dan produknya.
Diversifikasi aplikasi AI mendorong inovasi desain dan volume produksi chip kustom.”
Dampak Terhadap Industri Semikonduktor dan Teknologi Global
Pertumbuhan penjualan chip AI oleh Broadcom berimplikasi luas bagi ekosistem semikonduktor global. Investasi pada lini produksi chip canggih dan kolaborasi dengan penyedia layanan cloud skala besar mendorong terjadinya:
- Kompetisi ketat antara produsen chip utama seperti NVIDIA, AMD, Intel, dan Broadcom dalam pengembangan chip AI performa tinggi.
- Peningkatan kebutuhan akan pasokan bahan baku semikonduktor dan reliabilitas rantai pasok global.
- Percepatan transformasi digital di sektor industri, kesehatan, otomotif, hingga keuangan melalui penerapan AI berbasis hardware khusus.
- Potensi perubahan peta regulasi teknologi, khususnya terkait keamanan data, privasi, serta pengelolaan sumber daya energi dan lingkungan akibat konsumsi daya pusat data yang semakin besar.
Di sisi lain, keberhasilan Broadcom dalam mencapai target penjualan chip AI 100 miliar dolar AS akan memperkuat posisinya dalam pasar semikonduktor global dan berpotensi mempercepat inovasi AI secara lebih luas di berbagai sektor.
Pencapaian Broadcom ini menjadi penanda penting bagi arah industri semikonduktor dan teknologi dunia, menegaskan peran strategis chip AI kustom dalam mendukung transformasi digital dan pengembangan solusi cerdas berbasis data di masa mendatang.
>Apa Reaksi Anda?
Suka
0
Tidak Suka
0
Cinta
0
Lucu
0
Marah
0
Sedih
0
Wow
0