BSI dan OJK Luncurkan 5 Ribu Duta Literasi Keuangan Syariah

Oleh VOXBLICK

Minggu, 08 Maret 2026 - 15.15 WIB
BSI dan OJK Luncurkan 5 Ribu Duta Literasi Keuangan Syariah
BSI dan OJK dorong literasi syariah (Foto oleh Markus Winkler)

VOXBLICK.COM - PT Bank Syariah Indonesia (BSI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi meluncurkan program 5.000 Duta Literasi Keuangan Syariah pada awal Juni 2024. Inisiatif ini bertujuan memperluas pemahaman masyarakat tentang produk, layanan, dan prinsip-prinsip keuangan syariah di Indonesia, sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional.

Peluncuran tersebut melibatkan ribuan mahasiswa dan generasi muda dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Para duta nantinya akan dibekali pelatihan intensif seputar edukasi keuangan syariah, serta diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang mempercepat inklusi keuangan syariah secara nasional.

BSI dan OJK Luncurkan 5 Ribu Duta Literasi Keuangan Syariah
BSI dan OJK Luncurkan 5 Ribu Duta Literasi Keuangan Syariah (Foto oleh RDNE Stock project)

Detail Program dan Tujuan Utama

Program Duta Literasi Keuangan Syariah merupakan kolaborasi strategis yang dirancang untuk menekan tingkat literasi keuangan syariah yang masih rendah.

Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) OJK 2022, tingkat literasi keuangan syariah di Indonesia baru mencapai 9,14%, jauh tertinggal dibandingkan literasi keuangan konvensional yang sudah di atas 49%.

Melalui program ini, BSI bersama OJK menargetkan:

  • Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang prinsip, manfaat, dan produk keuangan syariah.
  • Memperluas jangkauan edukasi, khususnya di kalangan generasi muda dan komunitas pendidikan.
  • Mendorong pertumbuhan sektor keuangan syariah secara inklusif dan berkelanjutan.

Setiap duta akan menjalani rangkaian pelatihan, mulai dari pemahaman dasar keuangan syariah, praktik produk perbankan syariah, hingga teknik komunikasi digital untuk menyebarkan informasi secara efektif di lingkup komunitas masing-masing.

Pernyataan dari Pihak Terkait

Direktur Utama BSI Hery Gunardi menyampaikan, “Keberadaan 5.000 Duta Literasi Keuangan Syariah diharapkan dapat menjadi katalisator dalam peningkatan inklusi dan literasi keuangan syariah.

Mereka akan menjadi perpanjangan tangan industri dalam mengedukasi masyarakat secara langsung.”

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menambahkan, “Upaya ini sejalan dengan roadmap pengembangan perbankan syariah nasional, di mana edukasi menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan dan minat masyarakat terhadap layanan

keuangan syariah.”

Dampak dan Implikasi terhadap Industri Keuangan Syariah

Peluncuran 5.000 Duta Literasi Keuangan Syariah dinilai sebagai langkah konkret dalam mempercepat pertumbuhan industri keuangan syariah nasional.

Dengan semakin banyak masyarakat yang memahami prinsip dan produk keuangan syariah, potensi peningkatan jumlah nasabah dan adopsi produk syariah pun semakin besar.

Berikut beberapa dampak penting dari inisiatif ini:

  • Peningkatan Inklusi Keuangan: Agen literasi diharapkan dapat menjangkau masyarakat di berbagai daerah, termasuk daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar), sehingga mempercepat pemerataan akses keuangan syariah.
  • Peningkatan Daya Saing Produk Syariah: Edukasi yang masif dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan masyarakat terhadap keunggulan produk keuangan syariah, sehingga memperkuat daya saing industri di tingkat nasional maupun global.
  • Penguatan Ekosistem Syariah: Keterlibatan generasi muda sebagai duta diharapkan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi syariah yang adaptif terhadap perubahan teknologi dan kebutuhan zaman.
  • Dukungan terhadap Kebijakan Pemerintah: Program ini mendukung target pemerintah untuk meningkatkan inklusi keuangan nasional menjadi 90% pada 2024, sesuai arahan Presiden RI dan kebijakan OJK.

Tantangan dan Harapan ke Depan

Meski program duta ini menjadi terobosan, tantangan literasi keuangan syariah tidaklah ringan.

Masih banyak masyarakat yang belum mengenal perbedaan mendasar antara sistem keuangan syariah dengan konvensional, serta belum memahami prinsip-prinsip seperti akad, bagi hasil, dan larangan riba.

BSI dan OJK berharap kehadiran para duta literasi dapat mempercepat proses edukasi, sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap produk syariah yang semakin kompetitif.

Dengan sinergi lintas sektor, termasuk institusi pendidikan dan komunitas digital, transformasi ekosistem keuangan syariah Indonesia diharapkan akan semakin inklusif dan berkelanjutan.

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Marah Marah 0
Sedih Sedih 0
Wow Wow 0