Dogecoin Bakal Naik Lagi Ini Analisis Chart dari 3 Ahli

Oleh VOXBLICK

Jumat, 09 Januari 2026 - 08.00 WIB
Dogecoin Bakal Naik Lagi Ini Analisis Chart dari 3 Ahli
Analisis chart Dogecoin (Foto oleh Mikhail Nilov)

VOXBLICK.COM - Kamu pasti sering melihat Dogecoin dibahas di media sosial, mulai dari meme kocak hingga analisa harga yang bikin penasaran. Tapi, kalau kamu benar-benar tertarik untuk cari momen terbaik beli Dogecoin, jangan cuma ikut-ikutan FOMO aja. Membaca chart alias grafik pergerakan harga bisa jadi salah satu kebiasaan kecil yang bikin kamu lebih siap ambil keputusan di pasar crypto yang super dinamis.

Agar kamu nggak bingung harus mulai dari mana, kali ini kita bakal bahas analisis chart Dogecoin dari 3 ahli.

Dengan tips-tips praktis ini, kamu bisa lebih percaya diri saat memantau peluang Dogecoin naik lagi, dan tahu kapan waktu yang tepat untuk masuk pasar.

Dogecoin Bakal Naik Lagi Ini Analisis Chart dari 3 Ahli
Dogecoin Bakal Naik Lagi Ini Analisis Chart dari 3 Ahli (Foto oleh Tima Miroshnichenko)

1. Analisis Support dan Resistance ala Kevin Crypto

Kevin Crypto, seorang chartist yang sering berbagi insight di Twitter, menyoroti pentingnya area support dan resistance dalam pergerakan harga Dogecoin.

Menurut Kevin, mengenali titik support (dasar harga) dan resistance (batas atas harga) bisa bantu kamu menentukan apakah Dogecoin sudah menyentuh titik terendah atau belum.

  • Tips Praktis: Cek grafik harian Dogecoin, biasanya support kuat ada di area $0,055 hingga $0,06. Kalau harga mantul dari zona ini beberapa kali, artinya buyer mulai ngegas di area ini.
  • Perhatikan resistance di sekitar $0,085 dan $0,10. Kalau harga berhasil breakout dari sini dengan volume tinggi, peluang Dogecoin naik lagi jadi makin besar.

Dengan membiasakan diri melihat area support dan resistance, kamu bisa lebih tenang saat harga bergerak fluktuatif. Jangan buru-buru panic selling atau FOMO buying!

2. Pola Chart: "Double Bottom" Versi Mia Analis

Mia Analis, chartist yang suka membahas pola-pola klasik, mengingatkan pentingnya pola double bottom untuk sinyal reversal alias pembalikan tren.

Menurut Mia, Dogecoin beberapa kali menunjukkan potensi "double bottom" di time frame 4 jam sampai harian.

  • Cara Cek: Amati apakah Dogecoin membentuk dua lembah yang sama dalam rentang waktu 2-4 minggu terakhir, dengan harga gagal turun lebih dalam pada percobaan kedua.
  • Jika muncul “double bottom” dan harga tembus ke atas garis neckline (biasanya resistance minor), itu sinyal bullish yang sering dipercaya chartist sebagai momentum beli.
  • Pasang alert di aplikasi trading favorit kamu agar nggak kelewatan momen breakout!

Pola ini memang nggak selalu muncul, tapi membiasakan diri membacanya bisa jadi salah satu strategi cerdas buat kamu yang ingin hunting titik entry terbaik di pasar crypto.

3. Indikator RSI: Trik Jitu dari Riko Sinyal

Riko Sinyal, analis teknikal yang sering berbagi edukasi di YouTube, suka banget menggunakan indikator RSI (Relative Strength Index) untuk mengukur momentum jenuh beli atau jenuh jual di Dogecoin.

  • Praktikkan: Buka chart Dogecoin dan tambahkan indikator RSI (set default 14). Nilai RSI di bawah 30 biasanya menandakan market sedang oversold, artinya potensi rebound makin besar.
  • Kalau RSI sudah mendekati 70 atau lebih, hati-hati karena market bisa mulai overbought dan rawan koreksi.
  • Gunakan RSI sebagai konfirmasi tambahan, jangan dijadikan satu-satunya patokan keputusan.

Dengan mengombinasikan analisa RSI sama pola chart dan support-resistance, kamu bisa punya strategi yang lebih matang dan nggak gampang termakan sentimen sesaat di media sosial.

Kapan Waktu Terbaik untuk Beli Dogecoin?

Setelah mempelajari tiga analisis dari para ahli chartist di atas, kapan sih waktu terbaik untuk beli Dogecoin? Jawabannya tentu berbeda-beda tergantung strategi trading kamu. Namun, beberapa poin berikut bisa kamu jadikan panduan praktis:

  • Tunggu harga mendekati area support kuat lalu perhatikan sinyal rebound, terutama jika didukung volume trading yang meningkat.
  • Amati pola “double bottom” atau sinyal reversal lain yang sering muncul di chart harian.
  • Konfirmasi dengan indikator RSI, jangan beli saat market sudah overbought atau FOMO sedang tinggi-tingginya.
  • Jangan lupa, selalu gunakan manajemen risiko yang sehat. Tentukan batas cut loss dan target profit sebelum masuk posisi.

Dogecoin memang sering jadi perbincangan seru, tapi keputusan untuk beli atau jual tetap ada di tangan kamu.

Dengan membiasakan diri membaca chart dan memahami analisis para ahli, kamu nggak cuma ikut-ikutan hypekamu justru jadi lebih siap menangkap peluang di pasar crypto yang penuh kejutan.

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Marah Marah 0
Sedih Sedih 0
Wow Wow 0