Jim Cramer Nilai Belanja Amazon Tidak Perlu Picu Penjualan Saham

Oleh VOXBLICK

Jumat, 27 Februari 2026 - 07.15 WIB
Jim Cramer Nilai Belanja Amazon Tidak Perlu Picu Penjualan Saham
Amazon tetap layak investasi (Foto oleh Joshua Brown)

VOXBLICK.COM - Pernyataan terbaru dari Jim Cramer, analis keuangan senior sekaligus pembawa acara CNBC “Mad Money”, menyoroti belanja modal Amazon yang melonjak belakangan ini. Cramer menegaskan bahwa pengeluaran besar Amazon tidak semestinya menjadi alasan bagi investor untuk menjual saham perusahaan teknologi tersebut. Pernyataan ini muncul di tengah kekhawatiran pasar terkait strategi ekspansi Amazon yang membutuhkan investasi infrastruktur dan teknologi secara agresif.

Jim Cramer secara terbuka menyampaikan analisisnya usai laporan keuangan Amazon kuartal pertama 2024 dirilis.

Dalam laporan tersebut, Amazon mencatat peningkatan belanja modal (capital expenditure) sebesar 22% dibandingkan tahun sebelumnya, terutama untuk pengembangan pusat data AWS (Amazon Web Services), logistik, serta investasi di bidang kecerdasan buatan generatif. Kenaikan pengeluaran ini sempat memicu kekhawatiran akan tekanan margin laba dan potensi dampaknya terhadap harga saham.

Jim Cramer Nilai Belanja Amazon Tidak Perlu Picu Penjualan Saham
Jim Cramer Nilai Belanja Amazon Tidak Perlu Picu Penjualan Saham (Foto oleh cottonbro studio)

Fokus pada Pertumbuhan Jangka Panjang

Dalam diskusi panel di CNBC, Jim Cramer menegaskan, “Langkah belanja besar Amazon adalah bagian dari strategi mempertahankan dominasi di pasar cloud dan ritel online.

Investor sebaiknya tidak terburu-buru menjual saham hanya karena melihat angka pengeluaran yang tinggi.” Ia juga menambahkan bahwa Amazon secara historis telah menunjukkan kemampuan mengubah investasi besar menjadi pertumbuhan pendapatan yang signifikan.

Amazon sendiri melaporkan pendapatan sebesar $143,3 miliar pada kuartal pertama 2024, naik 13% dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Laba operasional juga naik menjadi $15,3 miliar, menandakan efisiensi dan skala bisnis yang tetap terjaga meski beban investasi naik.

Respons Pasar dan Sikap Investor

Usai laporan keuangan tersebut, saham Amazon sempat terkoreksi 2% sebelum kembali stabil.

Beberapa analis Wall Street, seperti Morgan Stanley dan JP Morgan, mempertahankan rekomendasi overweight untuk saham Amazon, dengan alasan fundamental bisnis yang kuat dan prospek pertumbuhan di sektor cloud dan AI.

  • Peningkatan belanja modal terutama dialokasikan untuk perluasan AWS, yang menyumbang lebih dari 16% total pendapatan Amazon.
  • Investasi pada teknologi baru, seperti AI generatif, dipandang penting untuk menjaga daya saing jangka panjang.
  • Pendekatan “investasi besar di awal” telah menjadi ciri khas Amazon sejak masa kepemimpinan Jeff Bezos.

Jim Cramer menyoroti bahwa volatilitas harga saham dalam jangka pendek adalah hal wajar, terutama untuk perusahaan yang terus berinovasi. Ia mengingatkan investor untuk fokus pada nilai jangka panjang, bukan hanya pada fluktuasi pengeluaran tahunan.

Dampak Lebih Luas Bagi Industri Teknologi

Pernyataan Jim Cramer mengenai strategi belanja Amazon memiliki implikasi penting bagi pemantauan tren industri teknologi global.

Belanja modal besar menandakan persaingan di sektor cloud dan AI semakin ketat, menuntut perusahaan untuk berani berinvestasi dalam infrastruktur dan riset. Hal ini juga mendorong standar baru bagi perusahaan teknologi lain dalam hal inovasi dan ekspansi.

Di sisi lain, pendekatan Amazon dapat menjadi acuan bagi regulator dan pelaku pasar dalam menilai risiko dan peluang di era transformasi digital.

Fokus pada pengembangan pusat data, layanan cloud, dan teknologi AI menjadi kunci daya saing, sekaligus membuka peluang kerja dan perkembangan ekosistem digital secara keseluruhan.

Bagi investor, pemahaman mendalam tentang strategi belanja modal dan dampaknya terhadap pertumbuhan menjadi krusial dalam mengambil keputusan investasi.

Pernyataan Jim Cramer menegaskan pentingnya pendekatan analitis dan tidak reaktif terhadap pergerakan jangka pendek yang dipicu oleh kabar pengeluaran perusahaan teknologi sebesar Amazon.

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Marah Marah 0
Sedih Sedih 0
Wow Wow 0