Kisah Inspiratif Dosen UMY Raih Guru Besar Kecerdasan Buatan

Oleh VOXBLICK

Senin, 02 Februari 2026 - 17.30 WIB
Kisah Inspiratif Dosen UMY Raih Guru Besar Kecerdasan Buatan
Dosen UMY raih guru besar AI (Foto oleh Pavel Danilyuk)

VOXBLICK.COM - Menjadi Guru Besar di bidang Kecerdasan Buatan tentu bukan perjalanan yang instan, apalagi jika kamu memulai dari lingkungan kampus di Yogyakarta. Kisah inspiratif dosen Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang berhasil meraih gelar prestisius ini membuktikan bahwa mimpi besar bisa dicapai dengan langkah-langkah kecil dan konsisten. Bukan sekadar pencapaian pribadi, perjalanan beliau juga memberikan insight seputar inovasi Artificial Intelligence (AI) di dunia pendidikan dan masyarakat.

Perjalanan Menjadi Guru Besar AI: Dari Ruang Kelas ke Laboratorium Riset

Kisahnya dimulai sama seperti kebanyakan dosen muda: mengajar, membimbing mahasiswa, dan meneliti. Namun, ia punya satu kebiasaan yang membedakannyaselalu menyisihkan waktu minimal 30 menit setiap hari untuk update perkembangan AI.

Entah itu membaca jurnal, mencoba kode baru, atau berdiskusi dengan komunitas riset. Rutinitas kecil ini ternyata punya dampak besar.

Kisah Inspiratif Dosen UMY Raih Guru Besar Kecerdasan Buatan
Kisah Inspiratif Dosen UMY Raih Guru Besar Kecerdasan Buatan (Foto oleh Matheus Bertelli)

Dalam perjalanan akademiknya, ia juga aktif membuat proyek-proyek mini seperti chatbot untuk membantu mahasiswa bimbingan, hingga aplikasi sederhana berbasis machine learning yang bisa mendeteksi plagiarisme tugas.

Setiap proyek kecil itu didokumentasikan dan dibagikan di media sosial serta forum kampus, membuatnya semakin dikenal dan memotivasi mahasiswa lain untuk belajar AI.

Tips Praktis: Membangun Karir di Dunia Kecerdasan Buatan

Kalau kamu tertarik mengikuti jejak beliau atau sekadar ingin lebih produktif dalam menekuni AI, coba terapkan beberapa tips berikut:

  • Mulai dari Proyek Kecil: Tak perlu menunggu ide besar. Cobalah membuat aplikasi sederhana atau ikut hackathon online. Setiap karya akan menjadi portofolio berharga.
  • Jadwalkan Waktu Belajar AI Setiap Hari: Konsistensi lebih penting daripada durasi. Sisihkan 20-30 menit saja untuk membaca artikel, belajar coding, atau menonton tutorial AI.
  • Gabung Komunitas dan Kolaborasi: Dengan berinteraksi di komunitas, kamu bisa bertukar insight, mendapat mentor, dan bahkan peluang kolaborasi riset atau proyek nyata.
  • Jangan Takut Gagal: Dalam AI, trial and error itu biasa. Catat setiap kegagalan dan apa yang kamu pelajari darinya.
  • Publikasikan Karya atau Temuanmu: Baik lewat blog, media sosial, maupun jurnal ilmiah. Ini akan membuka banyak pintu kesempatan, termasuk undangan sebagai pembicara atau kolaborator.

Inovasi AI untuk Pendidikan dan Masyarakat: Insight dari Guru Besar UMY

Salah satu pelajaran penting dari kisah dosen UMY ini adalah bagaimana AI bisa menjadi solusi nyata di dunia pendidikan dan masyarakat.

Ia mendorong mahasiswa untuk mengembangkan aplikasi yang membantu guru memonitor perkembangan siswa, atau sistem rekomendasi bacaan berbasis AI yang relevan dengan minat belajar.

Tak hanya berhenti di kampus, ia juga mengajak mahasiswa magang di startup teknologi lokal.

Di sana, mereka belajar bagaimana AI dapat diterapkan untuk memprediksi kebutuhan pasar, mengoptimalkan rantai pasok, hingga sistem deteksi dini bencana yang relevan di Indonesia.

Cara Menerapkan Semangat Inovasi AI dalam Hidup Sehari-Hari

Kamu tidak harus menjadi dosen atau peneliti untuk mulai membawa semangat inovasi AI ke rutinitasmu. Coba terapkan langkah-langkah berikut agar lebih adaptif dan produktif:

  • Otomasi Tugas Rutin: Manfaatkan tools berbasis AI untuk mengelola jadwal, menjawab email, atau mengatur catatan harian.
  • Belajar Hal Baru dengan AI: Gunakan aplikasi pembelajaran berbasis AI yang bisa memberikan rekomendasi materi sesuai kebutuhanmu.
  • Evaluasi dan Tingkatkan Rutinitas: Pantau kebiasaan belajar atau kerja harian menggunakan aplikasi tracking. Analisa datanya agar kamu tahu di mana perlu perbaikan.

Perjalanan menjadi Guru Besar Kecerdasan Buatan di UMY membuktikan bahwa inovasi berawal dari kebiasaan kecil dan keberanian mencoba.

Inspirasi ini bisa menjadi pengingat buat kamu: setiap langkah kecil hari ini bisa menjadi lompatan besar di masa depan, baik di dunia pendidikan, teknologi, maupun kehidupan sehari-hari.

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Marah Marah 0
Sedih Sedih 0
Wow Wow 0