Terungkap! 4 Indikator Bitcoin Pemicu Reli Pasar Kembali Muncul

Oleh VOXBLICK

Rabu, 19 November 2025 - 14.20 WIB
Terungkap! 4 Indikator Bitcoin Pemicu Reli Pasar Kembali Muncul
Indikator bullish Bitcoin kembali (Foto oleh Tima Miroshnichenko)

VOXBLICK.COM - Dunia kripto memang selalu penuh kejutan, bukan? Dari volatilitas yang bikin jantung berdebar hingga potensi keuntungan yang menggiurkan, Bitcoin selalu menjadi pusat perhatian. Nah, kalau kamu termasuk yang selalu memantau pergerakan raja kripto ini, ada kabar baik yang patut kamu simak. Seorang analis kripto ternama baru-baru ini membocorkan sesuatu yang sangat menarik: ada 4 indikator Bitcoin pemicu reli pasar yang terbukti ampuh dalam dua tahun terakhir, dan kini, sinyal-sinyal penting itu kembali muncul!

Ini bukan sekadar spekulasi kosong. Indikator-indikator ini telah melewati uji waktu, menunjukkan pola konsisten sebelum terjadinya kenaikan harga Bitcoin yang signifikan.

Memahami sinyal-sinyal ini adalah kunci emas agar kamu bisa lebih siap menghadapi potensi pergerakan harga di masa depan dan, tentu saja, merancang strategi investasi yang lebih matang. Yuk, kita bedah satu per satu sinyal-sinyal rahasia ini agar kamu tidak ketinggalan kereta!

Terungkap! 4 Indikator Bitcoin Pemicu Reli Pasar Kembali Muncul
Terungkap! 4 Indikator Bitcoin Pemicu Reli Pasar Kembali Muncul (Foto oleh Monstera Production)

1. MVRV Z-Score: Mengukur Nilai Wajar Bitcoin

Indikator pertama yang perlu kamu perhatikan adalah MVRV Z-Score.

Mungkin terdengar teknis, tapi intinya sederhana: indikator ini membantu kita menilai apakah harga Bitcoin saat ini terlalu tinggi (overvalued) atau terlalu rendah (undervalued) dibandingkan nilai wajarnya. MVRV Z-Score membandingkan kapitalisasi pasar Bitcoin (Market Value) dengan kapitalisasi pasar realisasiannya (Realized Value) dan kemudian menggunakan standar deviasi untuk menunjukkan penyimpangan dari rata-rata historis.

Secara historis, ketika MVRV Z-Score masuk ke zona hijau (di bawah 0), itu seringkali menjadi sinyal bahwa Bitcoin sedang dalam fase undervalued dan merupakan waktu yang tepat untuk akumulasi.

Sebaliknya, ketika masuk ke zona merah (di atas 7), itu bisa mengindikasikan overvalued dan potensi koreksi. Nah, sinyal terbaru menunjukkan bahwa MVRV Z-Score kembali bergerak ke arah yang mendukung potensi reli. Ini berarti, menurut data historis, Bitcoin mungkin sedang membangun fondasi untuk kenaikan berikutnya.

Apa yang perlu kamu perhatikan?

  • Jika kamu melihat MVRV Z-Score berada di zona hijau atau baru saja keluar dari zona tersebut dan mulai menanjak, itu adalah sinyal positif.
  • Perhatikan trennya. Pergerakan naik dari zona undervalued menuju zona netral atau sedikit positif seringkali mendahului reli besar.
  • Indikator ini sangat berguna untuk melihat gambaran besar posisi Bitcoin dalam siklus pasar.

2. SOPR (Spent Output Profit Ratio): Sinyal Penjualan atau Akumulasi?

Selanjutnya, ada SOPR (Spent Output Profit Ratio). Indikator on-chain ini memberikan gambaran tentang apakah investor secara keseluruhan menjual Bitcoin mereka dalam keadaan untung atau rugi.

SOPR dihitung dengan membagi harga jual dengan harga beli saat koin terakhir kali berpindah tangan. Jika SOPR lebih besar dari 1, berarti koin yang berpindah tangan dijual dalam keuntungan. Jika kurang dari 1, berarti dijual dalam kerugian.

Lalu, bagaimana SOPR bisa menjadi pemicu reli? Ketika SOPR turun di bawah 1 (investor menjual rugi) dan kemudian dengan cepat kembali naik di atas 1, ini seringkali menandakan "reset" pasar.

Ini menunjukkan bahwa para holder yang lemah sudah menyerah dan menjual dalam kerugian, membersihkan pasar dari tekanan jual. Setelah itu, biasanya diikuti oleh periode akumulasi oleh investor yang lebih kuat, yang kemudian memicu kenaikan harga.

Tips untuk mengamati SOPR:

  • Cari momen ketika SOPR turun di bawah 1 (atau mendekati 1) dan kemudian dengan cepat memantul kembali di atas 1. Ini adalah sinyal reli yang kuat.
  • SOPR yang stabil di atas 1 menunjukkan bahwa pasar berada dalam tren naik yang sehat, dengan sebagian besar investor mengambil keuntungan.
  • Penting untuk melihat SOPR dalam konteks. Kombinasikan dengan indikator lain untuk konfirmasi yang lebih kuat.

3. Funding Rates Futures: Sentimen Pasar Berjangka

Beralih ke pasar derivatif, kita punya Funding Rates Futures. Indikator ini sangat penting untuk mengukur sentimen di pasar berjangka Bitcoin.

Funding rate adalah pembayaran periodik antara long position holder dan short position holder di kontrak berjangka perpetual. Jika funding rate positif, artinya long position membayar short position, menunjukkan sentimen bullish. Sebaliknya, funding rate negatif berarti short position membayar long position, menunjukkan sentimen bearish.

Sinyal reli seringkali muncul setelah periode funding rate yang negatif atau netral, yang kemudian berbalik menjadi positif secara konsisten.

Periode funding rate negatif menunjukkan bahwa banyak trader bertaruh pada penurunan harga, menciptakan kondisi "overshort". Ketika harga mulai naik sedikit, short position dipaksa untuk likuidasi, memicu short squeeze yang bisa mempercepat kenaikan harga. Saat funding rate berbalik positif dan stabil, itu menunjukkan kepercayaan pasar yang kembali dan minat beli yang kuat.

Apa yang harus kamu pantau dari Funding Rates?

  • Perhatikan transisi dari funding rate negatif/netral ke positif yang berkelanjutan. Ini adalah sinyal bullish yang kuat.
  • Hindari funding rate yang sangat tinggi dan positif dalam waktu lama, karena ini bisa mengindikasikan pasar yang terlalu panas dan rentan koreksi.
  • Perubahan signifikan pada funding rate seringkali mendahului pergerakan harga yang besar.

4. Netflow Bitcoin ke Bursa (Exchange Netflow): Akumulasi Paus

Terakhir, mari kita intip aktivitas para "paus" atau investor besar melalui Netflow Bitcoin ke Bursa (Exchange Netflow). Indikator on-chain ini melacak jumlah Bitcoin yang masuk dan keluar dari bursa kripto.

Logikanya sederhana: ketika banyak Bitcoin mengalir masuk ke bursa, itu seringkali mengindikasikan niat untuk menjual. Sebaliknya, ketika Bitcoin mengalir keluar dari bursa dan disimpan di dompet pribadi (cold storage), itu menandakan akumulasi dan niat untuk menyimpan jangka panjang.

Sinyal pemicu reli yang sering kita lihat adalah periode di mana Netflow Bitcoin ke bursa menunjukkan arus keluar yang dominan. Ini berarti para investor besar sedang menarik Bitcoin mereka dari bursa, mengurangi suplai yang tersedia untuk dijual.

Penurunan suplai di bursa, ditambah dengan permintaan yang stabil atau meningkat, secara alami akan menekan harga ke atas. Akumulasi oleh investor institusional atau paus seringkali menjadi fondasi untuk kenaikan harga yang berkelanjutan.

Bagaimana kamu bisa memanfaatkan sinyal ini?

  • Cari periode di mana terjadi arus keluar Bitcoin yang signifikan dari bursa. Ini adalah sinyal akumulasi yang kuat.
  • Jika arus masuk ke bursa mulai mendominasi, berhati-hatilah karena tekanan jual mungkin akan meningkat.
  • Indikator ini memberikan wawasan langsung tentang perilaku investor besar dan sentimen pasar secara keseluruhan.

Jadi, bagaimana menurutmu? Keempat indikator Bitcoin ini, yaitu MVRV Z-Score, SOPR, Funding Rates Futures, dan Netflow Bitcoin ke Bursa, secara kolektif memberikan gambaran yang cukup komprehensif tentang potensi pergerakan pasar.

Munculnya kembali sinyal-sinyal positif dari indikator-indikator ini adalah kabar gembira bagi para investor dan trader kripto.

Tentu saja, pasar kripto selalu dinamis dan tidak ada jaminan 100%. Namun, dengan memahami dan memantau sinyal-sinyal penting ini, kamu bisa membuat keputusan yang lebih terinformasi dan strategis.

Ini adalah kesempatanmu untuk tidak hanya mengikuti arus, tetapi juga mengantisipasi pergerakan reli pasar Bitcoin berikutnya. Siapkan dirimu, terus belajar, dan semoga sukses dengan strategimu!

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Marah Marah 0
Sedih Sedih 0
Wow Wow 0