Tujuh Game Mario Terlupakan yang Layak Dicoba Lagi
VOXBLICK.COM - Film Super Mario Galaxy Movie disebut-sebut sebagai salah satu pendorong utama perhatian publik terhadap waralaba Mario dalam beberapa bulan terakhir. Di tengah gelombang diskusi tersebut, The Guardian menyoroti tujuh game Mario yang jarang dibahasjudul-judul yang tidak selalu menjadi “ikon” di percakapan arus utama, tetapi tetap memiliki nilai desain, sejarah, dan inovasi. Bagi pembaca yang mengikuti budaya game, daftar ini penting karena memperlihatkan bahwa ekosistem Mario jauh lebih luas daripada game yang paling sering diulang dalam daftar “terbaik”.
Menurut liputan The Guardian, kemunculan film berdampak pada meningkatnya minat terhadap katalog game klasik dan modern. Namun, media tersebut mengingatkan bahwa banyak pemain hanya mengenal segelintir judul.
Karena itu, artikel ini merangkum tujuh game Mario obscure yang layak dimainkan kembalidilengkapi konteks perilisan, platform, dan alasan mengapa setiap judul masih relevan untuk dicoba.
Berikut tujuh game yang jarang dibahas namun memiliki alasan kuat untuk kembali ke konsolbaik karena mekaniknya yang unik, peran historisnya, maupun cara game tersebut memperluas “bahasa” desain Mario.
1) Super Mario 64 DS (Nintendo DS, 2004)
Super Mario 64 DS sering tertutup oleh warisan Super Mario 64 di Nintendo 64, padahal versi DS menghadirkan format baru yang membuat game klasik terasa “hidup” di perangkat genggam.
Game ini menambahkan konten dan kontrol yang memanfaatkan layar ganda: pemain bisa mengakses peta, mengatur kamera dengan lebih responsif, serta menikmati variasi karakter.
Yang membuatnya layak dimainkan kembali adalah kombinasi nostalgia dan pembaruan ergonomi.
Jika Anda pernah memainkan versi N64, DS memberi pendekatan berbeda: ritme eksplorasi tetap sama, tetapi kenyamanan navigasi meningkat untuk sesi bermain singkat.
- Platform: Nintendo DS
- Nilai utama: reinterpretasi kontrol dan akses UI pada perangkat genggam
- Alasan dicoba lagi: konten tambahan dan cara bermain yang terasa lebih praktis
2) Mario Kart: Double Dash!! (GameCube, 2003)
Di antara seri Mario Kart, Double Dash!! sering disebut “kurang sering dibicarakan” dibanding entri yang lebih baru.
Padahal, mekanik two drivers (dua karakter dalam satu kendaraan) menciptakan dinamika strategi yang berbeda: kombinasi karakter memengaruhi kecepatan dan karakteristik kendaraan, sementara pemain dapat menyesuaikan gaya bermain sesuai situasi balapan.
Game ini juga terkenal karena terasa “ramai” secara desainbukan hanya soal kecepatan, tetapi juga cara item dan manuver membentuk cerita balapan. Untuk pemain yang menyukai aspek taktik, mekanik ganda menjadikan setiap lomba lebih variatif.
- Platform: GameCube
- Nilai utama: strategi kombinasi dua karakter
- Alasan dicoba lagi: dinamika balapan yang lebih taktis dibanding banyak seri berikutnya
3) Super Mario RPG: Legend of the Seven Stars (Super Nintendo, 1996)
Super Mario RPG adalah contoh bagaimana Mario dapat “keluar jalur” tanpa kehilangan identitasnya. Game ini menggabungkan karakter dan dunia Mario dengan struktur role-playing bergaya klasik.
Dari sisi desain, ia memperkenalkan ritme pertarungan dan sistem progres yang berbeda dari platformer murni.
Yang membuat game ini layak dibicarakan ulang adalah pengaruhnya terhadap generasi berikutnya.
Banyak penggemar melihatnya sebagai fondasi untuk subgenre RPG ala Nintendo yang mengandalkan karakter familiar, dialog humor, dan sistem pertarungan berbasis timing yang menuntut keterampilan.
- Platform: Super Nintendo (SNES)
- Nilai utama: transisi Mario ke struktur RPG
- Alasan dicoba lagi: desain pertarungan berbasis timing dan atmosfer cerita yang kuat
4) Mario & Luigi: Superstar Saga (Game Boy Advance, 2003)
Seri Mario & Luigi sering disebut ketika membahas RPG modern, tetapi Superstar Saga sebagai awalnya kadang terlupakan.
Game ini memperkenalkan gaya humor dialog yang khas, sistem pertarungan yang menekankan kerja sama, dan mekanik yang relevan untuk sesi bermain yang tidak terlalu panjang.
Dalam konteks lisensi Mario, game ini penting karena menunjukkan bahwa karakter saudara tersebut dapat menjadi “pusat” pengalaman yang berdiri sendiri.
Jika Anda ingin merasakan evolusi rasa RPG ala Nintendo dari awalnya, judul ini adalah titik rujukan yang kuat.
- Platform: Game Boy Advance
- Nilai utama: humor dialog dan sistem pertarungan berbasis kerja sama
- Alasan dicoba lagi: fondasi karakter Mario & Luigi yang paling “murni”
5) Super Mario Sunshine (Nintendo GameCube, 2002)
Super Mario Sunshine merupakan nama besar, tetapi sering “tergeser” dalam percakapan oleh judul yang dianggap lebih sederhana atau lebih universal.
Padahal, Sunshine membawa tema dan mekanik yang khas: kontrol berbasis gerakan air, alat semprot (Water Pack), serta level-level yang terasa lebih “berwarna” dalam pendekatan visual.
Yang membuatnya layak dimainkan kembali adalah bagaimana game ini menguji kemampuan kontrol tiga dimensi dengan cara yang berbeda dari platformer lain.
Banyak tantangan tidak hanya soal melompat, tetapi juga tentang membaca permukaan, memanfaatkan momentum, dan mengelola efisiensi gerakan.
- Platform: Nintendo GameCube
- Nilai utama: mekanik semprot air dan tantangan berbasis kontrol
- Alasan dicoba lagi: variasi misi dan keterampilan gerak yang memuaskan
6) WarioWare, Inc.: Mega Microgame$! (Game Boy Advance, 2003)
Meski bukan “Mario” murni, judul ini relevan untuk daftar The Guardian karena masih berada dalam ekosistem karakter Nintendo yang terkait erat dengan Mario.
WarioWare terkenal karena format mikrogame: serangkaian tantangan sangat singkat yang berubah-ubah, membuat pemain terus beradaptasi.
Game semacam ini sering dianggap “sekadar gimmick”, tetapi justru di situlah nilai desainnya: ia menunjukkan fleksibilitas karakter Wario dan kemampuan Nintendo merancang variasi gameplay dalam ruang sempit.
Untuk penggemar yang ingin melihat sisi eksperimental dari keluarga Mario, Mega Microgame$! adalah pilihan tepat.
- Platform: Game Boy Advance
- Nilai utama: desain mikrogame dan kecepatan adaptasi
- Alasan dicoba lagi: variasi tantangan yang tetap segar untuk sesi pendek
7) Mario & Luigi: Bowser’s Inside Story (Nintendo DS, 2009)
Bowser’s Inside Story adalah contoh bagaimana seri Mario & Luigi mampu menggabungkan narasi besar dengan sistem gameplay yang unik.
Salah satu ciri paling menonjol adalah konsep “berada di dalam tubuh” Bowser, yang memengaruhi struktur level, jenis musuh, dan cara pemain memahami konteks pertarungan.
Game ini layak dimainkan kembali karena ia mengembangkan sistem kerja sama dan penggunaan mekanik unik yang terasa “bercerita”bukan sekadar latar.
Selain itu, struktur progres dan transformasi area membuat pengalaman tetap terasa berbeda dari RPG bergaya tradisional.
- Platform: Nintendo DS
- Nilai utama: desain level berbasis konsep naratif
- Alasan dicoba lagi: sistem dan struktur yang terasa terintegrasi dengan cerita
Dampak dan implikasi yang lebih luas: kenapa daftar game obscure penting
Lonjakan minat terhadap waralaba Mario akibat film tidak hanya berdampak pada penjualan tiket atau streaming, tetapi juga memengaruhi ekosistem industri game secara lebih luas.
Ketika media seperti The Guardian menyoroti tujuh game Mario obscure, efeknya dapat terlihat pada beberapa aspek yang lebih “nyata”:
- Kurasi ulang katalog (catalog curation): Fokus media pada judul yang jarang dibahas membantu publik menemukan game yang tidak mendapat sorotan utama, sehingga memperluas basis pemain dan meningkatkan peluang judul lama mendapatkan perhatian baru.
- Nilai historis untuk desain game: Game-game tersebut menunjukkan evolusi mekanikdari kontrol 3D, strategi balapan, struktur RPG, hingga mikrogame. Ini memberi bahan rujukan bagi kreator dan peneliti desain.
- Arus kembali ke platform lama: Ketika pemain mencari judul-judul tersebut, mereka cenderung menelusuri platform terkait (misalnya DS, GameCube, atau SNES). Dampaknya bisa mendorong kebutuhan layanan kompatibilitas, remaster, atau emulasi legal melalui kanal resmi.
- Penguatan ekosistem IP: Film sering bertindak sebagai “jembatan” antara audiens non-gamer dan komunitas gamer. Saat jembatan ini mengarah ke game yang lebih beragam, persepsi terhadap IP menjadi lebih matang: Mario tidak hanya platformer, tetapi ekosistem genre.
Dalam konteks industri, perhatian pada game obscure juga membantu mengurangi ketergantungan pada “hanya judul besar”.
Bagi konsumen, ini memperkaya pilihan dan mendorong kebiasaan bermain yang lebih eksploratiftidak berhenti pada daftar populer, tetapi berani mencoba variasi.
Film Super Mario Galaxy Movie mungkin menjadi pemicu percakapan, tetapi daftar tujuh game Mario yang jarang dibahas mengingatkan satu hal: waralaba ini memiliki lapisan sejarah, eksperimen desain, dan variasi genre yang luas.
Jika Anda ingin merasakan sisi Mario yang lebih beragammulai dari kontrol 3D, strategi balapan, struktur RPG, sampai mikrogametujuh judul di atas layak masuk antrian bermain berikutnya.
Apa Reaksi Anda?
Suka
0
Tidak Suka
0
Cinta
0
Lucu
0
Marah
0
Sedih
0
Wow
0