Waspada Penipuan di Signal Begini Cara Lindungi Akun Anda

Oleh VOXBLICK

Rabu, 27 Mei 2026 - 18.00 WIB
Waspada Penipuan di Signal Begini Cara Lindungi Akun Anda
Peringatan penipuan di Signal (Foto oleh Tima Miroshnichenko)

VOXBLICK.COM - Belakangan ini, pengguna aplikasi Signal dihebohkan dengan peringatan resmi terkait peningkatan aktivitas penipuan dan upaya peretasan yang menargetkan sejumlah pejabat tinggi. Signal memang dikenal sebagai aplikasi pesan terenkripsi dengan reputasi keamanan yang solid, namun bukan berarti platform ini kebal dari ancaman siber. Para scammer dan hacker kini semakin cerdik, memanfaatkan celah-celah kecil dan kelengahan pengguna untuk mengambil alih akun Signal. Apa sebenarnya yang terjadi, dan bagaimana cara melindungi akun Anda dari serangan digital yang makin canggih ini?

Cara Kerja Keamanan Signal: Apa yang Membuatnya Unik?

Signal dibangun dengan fondasi keamanan privasi tingkat tinggi. Semua pesan, panggilan suara, dan video dienkripsi end-to-end menggunakan protokol Signal yang terbuka dan sudah diaudit komunitas keamanan global.

Artinya, hanya pengirim dan penerima yang dapat membaca isi pesanbahkan Signal sendiri tidak bisa mengaksesnya.

Selain itu, Signal tidak menyimpan metadata komunikasi secara berlebihan. Tidak ada log kontak, riwayat pesan, atau informasi sensitif lain yang disimpan di server Signal.

Untuk mengaktifkan akun, pengguna hanya perlu nomor ponsel sebagai identitas dasar, tanpa perlu email atau informasi pribadi lain. Inilah yang membuat Signal kerap menjadi pilihan utama aktivis, jurnalis, dan individu yang membutuhkan perlindungan privasi ekstra.

Waspada Penipuan di Signal Begini Cara Lindungi Akun Anda
Waspada Penipuan di Signal Begini Cara Lindungi Akun Anda (Foto oleh Rahul Shah)

Modus Penipuan Signal Terbaru: Bagaimana Para Scam Beroperasi?

Meski sistem keamanan Signal secara teknis sangat kuat, penjahat siber kini mengincar kelemahan di sisi pengguna, terutama melalui teknik rekayasa sosial (social engineering).

Modus terbaru yang marak adalah pengambilalihan akun melalui kode verifikasi. Berikut cara kerjanya:

  • Pemalsuan Identitas: Pelaku berpura-pura menjadi pihak resmi Signal atau institusi lain, menghubungi korban via SMS atau telepon, lalu meminta kode verifikasi 6 digit yang dikirimkan ke ponsel korban.
  • SIM Swap: Dengan data yang bocor atau hasil phishing, scammer berusaha mengontrol nomor ponsel korban lewat operator. Jika sukses, mereka bisa menerima kode OTP Signal dan mengambil alih akun.
  • Phishing Aplikasi Palsu: Mengirim tautan unduhan aplikasi Signal yang sudah dimodifikasi, sehingga data dan pesan korban bisa disadap tanpa disadari.

Baru-baru ini, sejumlah pejabat negara bahkan dikabarkan menjadi target utama. Dengan akses ke akun Signal, pelaku bisa berpura-pura menjadi korban, memancing informasi rahasia atau menyebarkan hoaks ke kontak penting lainnya.

Tips Praktis Melindungi Akun Signal Anda

Untungnya, Signal sudah membekali penggunanya dengan beragam fitur keamanan tambahan yang bisa diaktifkan dalam hitungan menit. Berikut beberapa langkah konkret yang sangat dianjurkan:

  • Aktifkan PIN Signal (Registration Lock): Fitur ini menambah lapisan verifikasi saat nomor Anda didaftarkan ulang di perangkat baru. Masuk ke Pengaturan > Privasi > Signal PIN, lalu buat PIN yang kuat.
  • Jangan pernah bagikan kode verifikasi OTP: Tidak ada alasan pihak manapuntermasuk Signalmeminta kode ini. Jika ada yang meminta lewat telepon, SMS, atau email, bisa dipastikan itu penipuan.
  • Periksa perangkat terhubung: Di menu Perangkat Tertaut, pastikan hanya perangkat Anda yang terdaftar. Segera hapus perangkat asing yang mencurigakan.
  • Perbarui aplikasi secara rutin: Versi terbaru Signal biasanya mengandung patch keamanan penting yang menutup celah eksploitasi.
  • Waspadai aplikasi palsu: Unduh Signal hanya dari Google Play Store, App Store, atau situs resmi signal.org.
  • Aktifkan kunci layar aplikasi: Gunakan biometric authentication atau PIN untuk membuka aplikasi Signalfitur ini bisa diatur di menu Privasi.

Sebagai tambahan, jika Anda merasa akun Signal Anda sudah disusupi, segera log out dari semua perangkat dan lakukan registrasi ulang. Informasikan juga ke kontak penting agar mereka tidak menjadi korban lanjutan.

Apakah Signal Masih Aman Digunakan?

Meskipun ada kasus penipuan, Signal tetap menjadi salah satu aplikasi perpesanan terenkripsi terbaik di dunia.

Keamanan sistemnya terbukti kuat secara teknis, bahkan melampaui banyak aplikasi mainstream lain seperti WhatsApp atau Telegram dalam hal privasi data pengguna. Kuncinya, keamanan digital bukan hanya soal teknologitetapi juga kesadaran dan kebiasaan pengguna dalam berjaga.

Dengan memahami cara kerja keamanan Signal, mengenali modus penipuan terbaru, dan menerapkan langkah-langkah perlindungan di atas, risiko pengambilalihan akun bisa diminimalisir secara signifikan.

Jangan lupa, edukasikan juga teman dan keluarga tentang pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi di platform mana pun. Tetap waspada dan gunakan teknologi dengan bijak!

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Marah Marah 0
Sedih Sedih 0
Wow Wow 0