Bongkar Mitos Ghost Growth, Ancaman Nyata Kesehatan Mental di Kantor

Oleh VOXBLICK

Kamis, 16 April 2026 - 17.30 WIB
Bongkar Mitos Ghost Growth, Ancaman Nyata Kesehatan Mental di Kantor
Mitos ghost growth di kantor. (Foto oleh Ketut Subiyanto)

VOXBLICK.COM - Banyak banget istilah kesehatan mental yang berseliweran di dunia kerja, salah satunya “ghost growth”. Sayangnya, istilah ini sering disalahartikan, bahkan dianggap sepele. Padahal, ghost growth bisa jadi ancaman nyata buat kesehatan mental dan produktivitas karyawan, apalagi kalau dibiarkan berlarut-larut. Yuk, kita kupas tuntas mitos seputar ghost growth di kantor, pahami apa faktanya, dan cari tahu bagaimana melindungi diri dari dampak buruknya.

Apa Itu Ghost Growth? Jangan Salah Kaprah!

Sebagian orang mengira ghost growth itu cuma sekadar istilah keren, atau bahkan dipahami sebagai “tumbuh diam-diam” tanpa makna negatif.

Faktanya, ghost growth adalah kondisi di mana karyawan merasa stuck, tidak berkembang, namun terus “berhantu” di kantorhadir secara fisik, tapi secara mental sudah tidak lagi terlibat. Mirip seperti ghosting dalam hubungan, ghost growth membuat seseorang hadir, tapi tanpa semangat dan makna.

Banyak faktor yang memicu ghost growth, seperti lingkungan kerja yang toxic, tuntutan kerja berlebihan, atau tidak ada apresiasi. Ketika ini terjadi, engagement dan motivasi kerja bisa turun drastis, tanpa disadari oleh atasan maupun rekan kerja.

Bongkar Mitos Ghost Growth, Ancaman Nyata Kesehatan Mental di Kantor
Bongkar Mitos Ghost Growth, Ancaman Nyata Kesehatan Mental di Kantor (Foto oleh Yan Krukau)

Mitos Umum Tentang Ghost Growth di Tempat Kerja

  • “Ghost growth itu cuma masalah malas kerja.”
    Faktanya, menurut WHO, penurunan engagement dan motivasi sering kali berkaitan dengan stres kerja kronis, burnout, dan kurangnya dukungan sosial di kantor. Ini bukan soal kemalasan, tapi masalah psikologis yang nyata.
  • “Kalau karyawan masih datang ke kantor, berarti mereka baik-baik saja.”
    Kehadiran fisik belum tentu berarti kehadiran mental. Seseorang bisa saja tampak hadir, tapi sebenarnya sudah merasa kosong atau terputus secara emosional dari pekerjaannya. Ini yang membuat ghost growth sulit dideteksi.
  • “Ghost growth bisa diatasi dengan motivasi semu.”
    Banyak perusahaan mencoba mengatasi masalah ini dengan workshop motivasi atau reward sesaat. Tapi tanpa perubahan sistemik, seperti budaya kerja yang suportif dan workload yang manusiawi, ghost growth hanya akan terus berulang.

Fakta Ilmiah: Ghost Growth Memicu Burnout dan Risiko Kesehatan Mental

Penelitian yang dipublikasikan oleh WHO menunjukkan bahwa burnout adalah sindrom yang dipicu oleh stres kerja kronis yang belum dikelola dengan baik. Ghost growth adalah salah satu jalur menuju burnoutdimulai dari rasa stagnan, lalu berlanjut ke kelelahan mental, dan akhirnya bisa berdampak pada kesehatan fisik. Gejalanya bisa berupa:

  • Mudah lelah, bahkan setelah libur
  • Merasa tidak dihargai atau tidak berarti
  • Mengalami penurunan kepercayaan diri
  • Menarik diri dari rekan kerja
  • Penurunan produktivitas yang signifikan

Jika dibiarkan, ghost growth bisa memicu kecemasan, depresi, bahkan pikiran untuk resign secara tiba-tiba. Ini tentu saja berdampak buruk, bukan hanya bagi individu, tapi juga tim dan perusahaan secara keseluruhan.

Cara Melindungi Diri dari Ghost Growth dan Burnout

Untungnya, ghost growth bukan kondisi yang tidak bisa diatasi. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk melindungi kesehatan mental di lingkungan kerja:

  • Mengenali tanda-tanda awal ghost growth, seperti kehilangan minat bekerja atau merasa tidak berkembang.
  • Berani bicara dengan atasan atau HR jika merasa beban kerja terlalu berat atau lingkungan kerja tidak sehat.
  • Membangun support system di kantor maupun di luar kerja, agar selalu ada tempat berbagi.
  • Mengatur waktu istirahat dan tidak ragu mengambil cuti jika merasa mulai burnout.
  • Terbuka untuk belajar hal baru atau mengambil tantangan berbeda untuk mengatasi rasa jenuh.

Perlu diingat, setiap orang punya batas dan kebutuhan yang berbeda-beda. Jangan pernah merasa gagal hanya karena merasa butuh waktu untuk diri sendiri.

Lindungi Kesehatan Mental, Jangan Remehkan Ghost Growth

Ghost growth bukan hanya istilah, tapi ancaman nyata bagi kesehatan mental di kantor. Mewaspadai mitos dan memahami fakta di balik ghost growth sangat penting agar kita bisa menjaga kesehatan mental, meningkatkan engagement, dan tetap produktif.

Jika kamu merasa mulai mengalami tanda-tanda ghost growth atau burnout, jangan ragu untuk mencari bantuan. Konsultasi dengan dokter atau profesional kesehatan bisa menjadi langkah penting untuk menemukan solusi yang paling sesuai dengan kebutuhanmu.

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Marah Marah 0
Sedih Sedih 0
Wow Wow 0