Istriku Menyimpan Rahasia Gelap yang Tak Pernah Terungkap
VOXBLICK.COM - Suasana di rumah kami berubah sejak beberapa minggu terakhir. Setiap malam, aku merasa seperti ada sesuatu yang tak kasat mata mengawasi dari sudut-sudut gelap. Istriku, Ratna, tak lagi seperti dulu. Tatapannya sering kosong, bibirnya menahan kata-kata yang tak pernah terucap. Aku mulai bertanya-tanya, siapa sebenarnya perempuan yang tidur di sampingku tiap malam? Apa yang ia sembunyikan dariku?
Malam yang Dingin dan Bisikan Tak Terjawab
Awalnya, aku mengira ini hanya kelelahan. Namun, kejanggalan demi kejanggalan muncul. Ratna sering menghilang ke kamar mandi tengah malam, pintu terkunci rapat, dan suara air mengalir terdengar lebih lama dari biasanya.
Kadang, aku mendengarnya berbicara pelan, seolah ada seseorang di dalam sana. Ketika kutanya keesokan pagi, ia hanya tersenyum tipis dan berkata aku terlalu banyak berkhayal. Tapi aku tahu, sesuatu sedang ia sembunyikan.
Suatu malam, aku terbangun karena mendengar suara langkah kaki di lorong. Jam menunjukkan pukul dua. Dengan napas tertahan, aku berjalan pelan ke arah suara itu.
Dari celah pintu, kulihat Ratna berdiri membelakangi cermin, matanya menatap pantulan sendiri dengan sorot yang asing. Ia membisikkan sesuatu, berkali-kali, seperti mantra. Ketika aku memanggil namanya, ia terdiam. Tanpa menoleh, ia berkata, "Kamu tidak seharusnya di sini."
Jejak Rahasia di Balik Senyuman
Keesokan harinya, aku mencoba bersikap seperti biasa. Namun, semakin aku memperhatikan, semakin banyak hal ganjil yang kutemukan:
- Baju Ratna yang biasanya rapi, kini sering kotor seperti habis berkubang tanah.
- Ada bau anyir samar yang menempel di tangannya, meski ia selalu beralasan baru dari dapur.
- Ada sebuah kotak kayu tua di bawah ranjang yang sebelumnya tak pernah kulihat. Kotak itu terkunci, dan kunci kecilnya selalu Ratna simpan di saku bajunya.
Aku pernah mencoba membuka kotak itu saat ia pergi, namun selalu gagal. Begitu Ratna tahu kotak itu bergeser dari tempatnya, ia menatapku dengan dingin. "Jangan pernah sentuh barang itu," katanya pelan, tapi tajam.
Malam itu, aku tidur dengan cahaya lampu menyala, tak berani memejamkan mata terlalu lama.
Mimpi Buruk dan Sosok dalam Kegelapan
Sejak saat itu, mimpi-mimpi aneh mulai bermunculan. Dalam tidurku, aku melihat Ratna berdiri di tengah hutan, dikelilingi kabut tebal. Matanya hitam pekat, dan dari bibirnya mengalir darah segar. Ia memanggil namaku, suaranya serak dan berat.
Di belakangnya, bayangan lain bergeraksosok hitam tanpa wajah. Setiap kali aku terbangun, Ratna sudah duduk di tepi ranjang, menatapku tanpa ekspresi. "Kamu bermimpi buruk lagi?" tanyanya, tapi suaranya datar, tanpa empati.
Aku mulai takut pulang ke rumah. Setiap sudut ruangan terasa mencekam. Aku merasa terjebak bersama seseorang yang tak lagi kukenal.
Namun, setiap kali kuberanikan diri untuk bertanya, Ratna hanya tertawa kecil, lalu berbisik, "Ada hal-hal yang lebih baik tidak kamu ketahui."
Pertanda dari Masa Lalu
Puncaknya terjadi malam itu. Hujan deras turun, angin meraung di luar jendela. Ratna menghilang dari kamar. Aku menemukannya di dapur, duduk di lantai dengan kotak kayu terbuka di depannya.
Di dalam kotak, ada foto-foto usangpotret anak kecil yang tak pernah kulihat, juga sehelai kain lusuh berlumur noda kecoklatan. Ratna menatapku dengan mata berkaca-kaca, lalu berkata pelan, "Jika aku pergi, jangan cari aku. Jangan pernah buka pintu kamar mandi setelah tengah malam."
Aku terpaku, tubuhku gemetar. Malam itu, Ratna tidur lebih awal dari biasanya. Tapi aku tahu, sesuatu telah berubah selamanya.
Aku terjaga hingga pagi, menatap pintu kamar mandi yang tertutup rapat, menunggu sesuatu yang entah apaatau mungkin seseorangkeluar dari balik pintu itu.
Sampai hari ini, Ratna masih di sisiku.
Namun, setiap malam aku dihantui pertanyaan yang tak pernah terjawab: rahasia gelap apa yang disimpan istriku, dan siapa sebenarnya perempuan yang kucintai ini? Kadang, saat aku menatap cermin, aku melihat bayangan lain berdiri di belakangkudan aku tak yakin siapa yang tersenyum di sana.
Apa Reaksi Anda?
Suka
0
Tidak Suka
0
Cinta
0
Lucu
0
Marah
0
Sedih
0
Wow
0