Teror Misterius dari Wi-Fi Rumahku Malam Itu Membisu

Oleh VOXBLICK

Minggu, 30 November 2025 - 03.00 WIB
Teror Misterius dari Wi-Fi Rumahku Malam Itu Membisu
Teror suara misterius Wi-Fi (Foto oleh Sebastiaan Stam)

VOXBLICK.COM - Malam itu, hujan turun tipis di luar jendela, menimbulkan irama monoton yang biasanya membuatku tenang. Tapi entah mengapa, malam ini udara di ruang tamuku terasa lebih dingin dari biasanya. Aku duduk sendirian, menatap layar laptop yang tersambung ke Wi-Fi rumahku, mencoba menyelesaikan pekerjaan yang tertunda. Lampu redup, hanya suara gemericik hujan dan dengungan router Wi-Fi yang menemaniatau setidaknya, itulah yang kupikirkan.

Isyarat Aneh dari Sinyal Tak Terlihat

Jam menunjukkan pukul 23.14 ketika notifikasi aneh muncul di layar: “Perangkat baru terhubung ke jaringan Anda.” Aku mengernyit. Daftar perangkat biasanya hanya terdiri dari ponselku, laptop, dan smart TV.

Tapi sekarang ada nama asing“nameless_ghost”tertulis tanpa gambar ikon.

Jantungku berdegup lebih kencang. Aku menekan tombol “disconnect” dengan tangan gemetar, namun entah kenapa perangkat itu tetap bertahan. Lampu indikator pada router tiba-tiba berkedip-kedip liar, seolah ada sesuatu yang mencoba masuk lebih dalam.

Aku menoleh ke sekeliling, berusaha menenangkan diri, meyakinkan bahwa itu hanya gangguan teknis. Namun, hawa di ruangan semakin menusuk. Aku meraih ponsel, bermaksud menelepon seseorang, tapi sinyal tiba-tiba hilang. Layar hanya menampilkan pesan: “No connection.”

Teror Misterius dari Wi-Fi Rumahku Malam Itu Membisu
Teror Misterius dari Wi-Fi Rumahku Malam Itu Membisu (Foto oleh Emir Bozkurt)

Suara yang Tak Semestinya

Keheningan mulai terasa mencurigakan. Ketika aku mencoba menyalakan musik dari aplikasi streaming, yang keluar hanya suara statis. Lalu, samar-samar, muncul bisikan pelan. Bukan dari speaker, melainkan dari arah router.

Aku mendekat, menempelkan telinga dan… suara itu semakin jelas. Seseorangatau sesuatuberbisik dalam bahasa yang tak kupahami. Kata-katanya tersendat, ritmenya seperti mantra. Aku mundur perlahan, bulu kudukku berdiri.

Ketika aku hendak mencabut kabel listrik, lampu di seluruh rumah tiba-tiba padam. Aku terduduk di lantai, nyaris menjerit, tapi suara itu kini terdengar di seluruh penjuru ruangan, lebih nyaring, lebih mengancam.

Pesan dari Kegelapan

Dalam gelap, layar laptopku tiba-tiba menyala sendiri. Tulisan besar berwarna merah menari di atas latar hitam:

  • “Jangan matikan koneksi.”
  • “Kami sudah di sini.”
  • “Diamlah, dengarkan.”

Keringat dingin mengalir di pelipisku. Suara bisikan kini berubah menjadi jeritan, melengking bagai ribuan suara yang tumpang tindih. Aku menutup telinga, mata terpejam rapat, berharap semua ini hanya mimpi.

Namun, hawa dingin menusuk sampai ke tulang. Aku bisa merasakan kehadiran sesuatu yang tak kasat mata bergerak di sekitarku, menunggu aku lengah.

Malam yang Membeku dalam Keheningan

Jam dinding membeku di angka dua belas. Tak ada suara lagibahkan hujan pun berhenti. Semua membisu. Layar laptop gelap, router mati total. Aku sendiri, terkurung dalam ruang tanpa suara. Aku mencoba berteriak, tapi tenggorokanku tercekat.

Seolah seluruh dunia telah ditelan oleh keheningan yang mencekam.

Aku berusaha meraba-raba mencari ponsel, tapi yang kutemukan hanya dinginnya lantai. Tiba-tiba, di balik kegelapan, terdengar suara notifikasi samar, nyaring memecah sunyi: “Perangkat baru terhubung.”

Hanya saja, kali ini, namanya adalah… namaku sendiri.

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Marah Marah 0
Sedih Sedih 0
Wow Wow 0